Menko Perekonomian Darmin Nasution (Dokumentasi Setkab).
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Dokumentasi Setkab).

Daripada Pusing Perang Dagang, Pemerintah Fokus Tarik Investasi

Ekonomi ekonomi indonesia
Eko Nordiansyah • 26 Juni 2019 20:23
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution tak mau ambil pusing dengan adanya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok. Menurutnya sulit untuk memprediksi kapan perang dagang bisa berakhir.
 
"Memang namanya juga itu orang-orang perang dia eskalasi sendiri. Sudahlah kita itu enggak ikut perang dagang kok jadi pusing," kata dia di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu, 26 Juni 2019.
 
Dirinya menambahkan pemerintah cukup fokus bagaimana menarik investasi di saat perang dagang seperti sekarang ini. Namun pemerintah juga perlu hati-hati mencari investasi yang tidak terdampak perang dagang, sehingga tetap menguntungkan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang kita perlukan adalah bagaimana menarik orang datang investasi ke sini supaya dia jangan kena urusan perang dagang. Carinya jangan yang susah tapi yang enak dong," jelas dia.
 
Darmin sebelumnya menyebut ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh di tengah perang dagang antara AS dengan Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap positif meski mengalami perlambatan.
 
"Apalagi setelah ada perang dagang dan berbagai tekanan gejolak politik global namun di tengah situasi seperti itu ekonomi kita masih mampu mencetak pertumbuhan meski tidak cepat peningkatan terjadi setiap tahun ke tahun," kata dia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 25 Juni.
 
Darmin menambahkan ekonomi Indonesia terus mengalami kenaikan sejak 2015 sampai dengan 2018. Pada 2015, ekonomi Indonesia tumbuh 4,88 persen, kemudian tumbuh 5,03 persen di 2016, tumbuh 5,03 persen lagi di 2017, 5,17 persen.
 
"Jadi artinya walaupun ada tekanan kita masih bisa cetak pertumbuhan yang sedikit meningkat dari tahun ke tahun. Bukan hanya pertumbuhan ekonomi yang terjadi, indikator ekonomi lain maupun indikator sosial itu juga menunjukkan perbaikan yang konsisten," jelas dia.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif