Ilustrasi. Foto: Dok.BTN
Ilustrasi. Foto: Dok.BTN

Rencana Buat Anak Usaha, BTN Harus Dapat Izin Erick Thohir

Ekonomi btn kementerian bumn Erick Thohir
Annisa ayu artanti • 16 Desember 2019 16:19
Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan pembentukan anak dan cucu usaha harus seizin Menteri BUMN Erick Thohir. Hal tersebut dikatakan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, saat menanggapi rencana pembentukan anak usaha PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).
 
Arya mengatakan, Erick Thohir dan jajarannya akan melakukan evaluasi sebelum menyetujui rencana pembentukan anak usaha tersebut.
 
"Tapi kan ada persetujuan nanti. Tetap ada persetujuan pak menteri," kata Arya kepada Medcom.id, Senin, 16 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arya menegaskan, salah satu pertimbangan Erick Thohir dalam menyetujui pembantukan anak usaha yakni jika perusahaan telah menorehkan keuntungan dan proyeksi pembentukan anak usaha bertujuan untuk menambah keuantungan.
 
"Kalau memang itu ada alasannya dan memang bisa menguntungkan kenapa enggak," ucap Arya.
 
BTN berencana membentuk anak usaha yang fokus mengelola dan menjaga angka kredit macet atau non performing loan (NPL).
 
Direktur Finance, Planning & Treasury Bank BTN, Nixon L.P. Napitupulu awal Desember 2019 mengatakan, tahun depan BTN akan mendirikan perusahaan aset manajemen unit untuk mengelola kredit macet dari Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
 
"Perusahaan ini, akan menjaga NPL dengan membeli rumah yang angsurannya macet, dibenerin lagi, dan dijual. Sehingga enggak jadi NPL berhenti," kata Nixon.
 
Nixon menjelaskan, BTN tengah mengurus perizinan dan berharap regulator segera mengeluarkan izin pembentukan anak usaha itu.
 
"Kita memang merencanakan, yang paling kita lakukan adalah kita ingin mendirikan satu perusahaan aset management unit. Mudah-mudahan perizinan diterima oleh regulator," jelas Nixon.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif