NEWSTICKER
Harley-Davidson FLH Electra Glide Shovelhead yang diselundupkan oleh Eks Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara. FOTO: Medcom.id/Anissa Ayu Artanti
Harley-Davidson FLH Electra Glide Shovelhead yang diselundupkan oleh Eks Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara. FOTO: Medcom.id/Anissa Ayu Artanti

Kasus Penyelundupan Harley di Garuda Masih Tahap Penyelidikan

Ekonomi Garuda Indonesia
Eko Nordiansyah • 15 Januari 2020 09:16
Jakarta: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih melakukan penyelidikan atas kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat baru milik PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Hingga saat ini proses penyelidikan masih berlangsung.
 
"Info dari lapangan, masih dalam proses," kata Kasubdit Komunikasi Dan Publikasi DJBC Deni Surjantoro, kepada Medcom.id, di Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Dirinya menambahkan dalam Undang-Undang Kepabeanan tidak diatur berapa lama proses penyelidikan untuk kasus seperti ini. Termasuk penetapan tersangka atas kasus yang membuat Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra diberhentikan dari jabatannya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau dalam ketentuan memang tidak diatur berapa lama proses penyidikan dan ini merupakan kewenangan tim penyidik," jelas dia.
 
Kasus ini bermula saat ditemukannya barang bawaan di pesawat Airbus A330-900 dilakukan oleh Bea Cukai Soekarno Hatta pada Minggu, 17 November 2019. Terdapat 18 boks yang berisi onderdil Harley Davidson dan sepeda Brompton tidak dilaporkan kepada petugas Bea Cukai.
 
Jika melihat pasal 103 C Undang-Undang Kepabeanan, mereka yang memberikan keterangan lisan atau tertulis yang tidak benar, yang dilakukan untuk pemenuhan kewajiban kepabeanan memiliki konsekuensinya.
 
Dalam aturan itu pelaku bisa dipidana dengan penjara paling singkat dua tahun dan pidana penjara paling lama delapan tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp100 juta dan paling banyak Rp5 miliar.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif