Menkeu Sri Mulyani. MI/SUSANTO.
Menkeu Sri Mulyani. MI/SUSANTO.

Menkeu Minta BPJS Kesehatan Bereskan Data Peserta

Ekonomi bpjs kesehatan
Eko Nordiansyah • 28 Mei 2019 21:06
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk membereskan data peserta BPJS. Langkah ini diharapkan bisa memperbaiki program BPJS Kesehatan sebagai program jaminan kesehatan nasional.
 
Hal ini juga menjadi pekerjaan rumah (PR) setelah hasil audit yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dirilis. Menurut laporan BPKP, selama 2018 lalu BPJS Kesehatan mengalami defisit mencapai Rp9,1 triliun sehingga perlu segera dilakukan perbaikan pengelolaannya.
 
"Beberapa temuan dari BPKP, yang sangat penting, pertama mengenai data kepersertaan itu kita minta kepada BPJS (Kesehatan) untuk memperbaiki," kata dia ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Sri Mulyani, BPJS perlu memastikan berapa jumlah peserta yang terdaftar saat ini. Apalagi dalam audit BPKP ditemukan peserta yang belum memiliki nomor identitas kependudukan (NIK), NIK ganda, hingga peserta yang sudah meninggal dunia namun masih terdaftar sebagai peserta.
 
"Juga ada mengenai maslaah tagihan, kemarin dari BPJS menyampaikan di dalam pembukuannya, mereka hanya mempertimbangkan tagihannya yang bersifat sebulan yang disebut current sedangkan di atas sebulan dia dianggap tidak charge," jelas dia.
 
Menkeu juga meminta kepada Kementerian Kesehatan untuk melakukan klasifikasi ulang terhadap rumah sakit (RS) yang bermitra dengan BPJS Kesehatan. Selain itu, peserta BPJS Kesahatan diharapkan menjalankan kewajibannya untuk membayar iurannya sebagaimana ketentuan yang berlaku.
 
"Ada juga yang berhubungan dengan strategi purchase dan juga sisi kemampuan untuk memperbaiki terutama compliance atau kepatuhan dari peserta yang bukan penerima upah tetap. Ini menjadi sangat penting untuk mendukung program BPJS," ungkapnya.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif