Ilustrasi kegiatan ekspor impor. FOTO: MI/Pius Erlangga.
Ilustrasi kegiatan ekspor impor. FOTO: MI/Pius Erlangga.

Memperbaiki Neraca Perdagangan, PR Agus di Kemendag

Ekonomi kementerian perdagangan Kabinet Jokowi-Maruf
Ilham wibowo • 23 Oktober 2019 23:23
Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mendapatkan pemimpin baru sebagai menteri yakni Agus Suparmanto. Serah terima jabatan langsung dilakukan Enggartiasto Lukita bersama Agus usai resmi dilantik Presiden Joko Widodo sebagai bagian dari Kabinet Indonesia
Maju.
 
"Saya mendapatkan beberapa amanat dari Presiden dalam program Indonesia Maju, di antaranyamemperbaiki defisit neraca perdagangan dan menyelesaikan perjanjian-perjanjian perdaganganyang masih dalam proses penyelesaian," ujar Mendag Agus di Auditorium Kemendag, Jakarta Pusat, Rabu, 23 Oktober 2019.
 
Dalam kesempatan ini, Agus juga menyampaikan penghargaan kepada Enggar yang telah berjasa memberikan bimbingan kepada keluarga besar Kementerian Perdagangan. Selama lima tahun terkahir, Kemendag terus membangun bangsa sesuai tiga mandat Presiden yaitu menjaga stabilisasi harga barang kebutuhan pokok.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Inflasi turun dari 8,36 persen di 2014 menjadi 2,36 persen di Juli 2019. Sementara, tingkat konsumsi masyarakat naik dari yang semula 4,96 persen di 2015 menjadi 5,1 persen di semester pertama 2019.
 
Keseimbangan neraca perdagangan juga terus diupayakan. Neraca perdagangan nonmigas dari Januari hingga September 2019 tercatat surplus USD4,4 miliar. Kinerja ekspor Indonesia meningkat dari USD150, 3 juta pada 2015 menjadi USD180 juta pada 2018.
 
Kemudian, Kemendag di bawah kepemimpinan Enggar juga menandatangani belasan perundingan perdagangan internasional. Tercatat ada 15 perjanjian perdagangan bebas ditandatangani baik di tingkat bilateral maupun regional.
 
"Bimbingan tersebut menjadi awal yang baik bagi tugas Kementerian Perdagangan ke depannya," ungkap Agus.
 
Mendag Agus menambahkan dalam melaksanakan tugasnya, dirinya juga meminta dukungan kepada seluruh pihak, termasuk kepada mitra-mitra Kemendag. FTA Center dan kantor perwakilan perdagangan di luar negeri yang dapat menfasilitasi pelaku usaha untuk memperoleh informasi tentang perjanjian perdagangan, peluang pasar, dan membantu pertemuan bisnis guna menggenjot ekspor Indonesia bakal dimaksimalkan.
 
"Semoga nantinya kita dapat berbuat lebih baik sesuai arahan Presiden untuk menjadikan Indonesia lebih maju," kata Agus.
 
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Oke Nurwan menyampaikan, Mendag Agus dan jajaran Kementerian Perdagangan akan melakukan konsolidasi dalam 1-2 hari ke depan, terutama setelah mengikuti rapat kabinet. Konsolidasi ini dilakukan untuk membahas program kerja
dan kegiatan Kementerian Perdagangan ke depan.
 
Oke juga menyampaikan, pihaknya optimistis untuk melakukan yang lebih baik lagi. "Kementerian Perdagangan optimistis untuk bisa lebih maju lagi dan berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi nasional sehingga tujuan Indonesia Maju yang ditargetkan Presiden Joko Widodo di 2045 dapat tercapai," tegas Oke.
 
Beberapa hal yang akan dilakukan Kementerian Perdagangan, menurut Oke antara lain dengan mempersiapkan dan memperbaiki sumber daya manusia, baik dalam jangka pendek dan panjang. Kemudian menerapkan smart government secara konkret.
 
Sedangkan dalam sambutannya, Enggar yang menjabat sebagai Menteri Perdagangan periode 2016-2019 menyampaikan keyakinannya terhadap kinerja Kementerian Perdagangan di bawah kepemimpinan Mendag Agus. "Saya mempunyai keyakinan penuh Kementerian Perdagangan yang dipimpin Mendag Agus akan menjadi lebih baik ke depannya," tegasnya.
 
Enggar menyampaikan apresiasinya atas dukungan jajaran Kemendag selama ini. Kinerja positif lembaga perlu terus terjaga dan ditingkatkan."Kita akan tetap bersatu. Bersatu tidak harus selalu bersama, tapi, silaturahmi harus tetap terjaga," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif