Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Perang Dagang Buat Indonesia Diburu Perusahaan Asing

Ekonomi Perang dagang
Husen Miftahudin • 13 Desember 2018 13:53
Jakarta: Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok membuat Indonesia kebanjiran investasi. Banyak perusahaan-perusahaan asing yang berniat memindahkan pabriknya ke Indonesia.
 
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengaku ada beberapa perusahaan asing yang tengah melakukan proses pembicaraan untuk memindahkan pabriknya ke Indonesia. Beberapa di antaranya perusahaan multinasional yang bergerak di industri sepatu, elektronik, dan tekstil.
 
"Perang dagang kita kesempatan, karena kita dianggap stabil, demokratis, dan pasar terbesar di ASEAN, serta bisa akses pasar ASEAN," ujar Airlangga di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis, 13 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, ada pula perusahaan-perusahaan asing yang bergerak di sektor industri baja, otomotif, hingga makanan dan minuman yang berniat memindahkan pabriknya ke Indonesia. "Tadi disampaikan (industri baja) di Morowali sedang dibangun," bebernya.
 
Menurut Airlangga, Lotte dan Pegatron sudah menyatakan niatannya memindahkan pabrik ke Indonesia. Dia berharap niatan tersebut bisa direalisasikan pada kuartal I-2019.
 
"Saat ini mereka masih dalam tahap pembicaraan, mudah-mudahan bisa proses cepat. Targetnya kuartal satu tahun depan," jelasnya.
 
Airlangga sebelumnya menyebut Pegatron Corporation sudah menyatakan niatannya untuk memindahkan pabrik perakitan ponsel pintar Iphone ke Batam. Bahkan, perusahaan manufaktur elektronik asal Taiwan itu bakal berinvestasi sebanyak USD1 miliar di tahap pertama.
 
"Tahap pertama (investasi) sekitar USD1 miliar. (Untuk tahap pertama) kita tunggu saja sampai mereka memasukkan (dokumen investasi) ke BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal)," ungkap dia.
 
Lantaran perang dagang antara AS dan Tiongkok, Pegatron memutuskan memindahkan pabriknya dari Tiongkok ke Indonesia. Perang dagang dianggap membuat aktivitas bisnis menjadi tidak kondusif dan perlu strategi memindahkan operasional.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif