Pembangunan Infrastruktur Dongkrak Pasar Kendaraan Komersial
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Jakarta: Pembangunan infrastruktur secara masif yang dilakukan oleh pemerintah mulai berdampak positif terhadap pasar kendaraan komersial. Adapun pasar otomotif di Indonesia relatif bertumbuh kurang lebih di angka 10 persen hingga 2018.

Bahkan, GM Sales Division PT Isuzu Astra Motor Indonesia Yohanes Pratama mengatakan, pertumbuhan kendaraan komersil ini lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan pasar kendaraan penumpang di 2018. Tercatat dari Januari hingga Oktober 2018, pasar kendaraan komersil tumbuh hingga 232.967 unit dibandingkan dengan di 2017 yang mencapai 238.599 unit.

"Pertumbuhan commercial vehicle (CV) di angka kurang lebih 17 persen. Pergerakan CV mengalami pertumbuhan yang lebih baik," ungkap Yohanes, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Kamis, 22 November 2018.

Yohanes melihat CV ini memiliki segmen yang cukup luas di antaranya dari Pick Up (PU) low untuk ukuran terkecil dengan market flow yang terbesar. Market kedua adalah pick up medium dan light truck yang mengalami pertumbuhan signifikan. Kemudian, medium truck.

"Dan Isuzu bermain di ketiga segmen tersebut. Sebagai contoh, Isuzu Elf untuk segmen light truck. Atau untuk segmen pick up medium adalah Isuzu Traga, yang baru saja diluncurkan pada April 2018," tuturnya.

Dari semua segmen CV yang terbesar adalah medium truck, sekitar 41 sampai 42 persen. Berikutnya adalah market commercial vehicle bertumbuh di ligt truck kurang lebih 20 persen. Yohanes menyebutkan bahwa pasar kendaraan komersial memiliki tanda-tanda yang lebih mudah dibaca.  

"Begitu infrastuktur dibangun secara masif, harga pertambangan membaik, juga harga komiditi membaik, pada akhirnya yang kelihatan duluan adalah pasar di medium truck atau heavy truck," pungkasnya.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id