Asuransi Jiwasraya (MI RAMDANI)
Asuransi Jiwasraya (MI RAMDANI)

Restrukturisasi Jadi Solusi Kasus JS Saving Plan Jiwasraya

Ekonomi Jiwasraya
26 Desember 2018 13:01
Jakarta: Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo menilai kasus tunda bayar polis JS Saving Plan yang tengah dihadapi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) masih dapat diselesaikan lewat restrukturisasi.

"Masih bisa (diselesaikan), dengan reaktivasi aset-aset nonproduktif seperti gedung-gedung tua di lokasi strategis bisa disekuritisasi atau dikerjasamakan BOT," ujarnya, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Rabu, 26 Desember 2018.

Dia mengatakan selain melakukan reaktivasi aset, manajemen Jiwasraya juga harus melakukan pemetaan ulang terhadap profil risiko nasabah dan membentuk perhitungan aktuarial cadangan yang sesuai.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Menurutnya hal tersebut perlu dilakukan seiring dengan rencana manajemen yang akan memanfaatan teknologi informasi dalam menjual produk-produknya. "Hitungan saya, digitalisasi juga dapat mengurangi biaya intermediary," kata Irvan. Seperti diketahui, sebagai quick win strategy dalam menyelesaikan pembayaran JS Saving Plan manajemen Jiwasraya menawarkan opsi roll over dengan bunga sebesar tujuh persen per tahun dibayar di muka.  Selain itu, perseroan juga secara intens melakukan pendekatan dengan seluruh mitra dan nasabah pemegang JS Saving Plan.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Riswinandi sebelumnya mengungkapkan tawaran roll over Jiwasraya memperoleh animo positif dari para nasabah. Sekarang ini tren untuk memperpanjang meningkat tapi pembayaran disesuaikan dengan restrukturisasi manajemen dan pemegang saham.

"Jadi memang yang utama dilakukan yakni bagaimana membangun komunikasi dengan bank dan sosialisasi mendengarkan saran serta keluhan pemegang polis," pungkas Riswinandi.


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi