Sistem <i>Blockchain</i> Masa Depan Revolusi Industri 4.0
Blockchain. Dok : AFP.
Jakarta: Sistem blockchain menjadi masa depan bagi perkembangan revolusi industri 4.0. Sistem blockchain memudahkan pengguna serta memberi keamanan data yang lebih baik ketimbang sistem yang selama ini tersentralisasi pada satu sumber saja.

Founder Blockchain Zoo Pandu Sastrowardoyo mengatakan bahwa blockchain mengacu sistem desentralisasi. Masing-masing pihak bisa bekerja satu sama lain untuk mengamankan data yang terkirim. Sehingga pertukaran data menjadi lebih aman karena data dimiliki pihak yang berelasi dalam aktivitas ekonomi. Dengan kondisi daerah yang luas seperti indonesia dengan maka pembayaran melalui transaksi online melalui sistem yang aman mutlak diperlukan.

"Dengan sistem Blockchain masing-masing memiliki data dan mereka bisa melakukan sharing untuk menjaga kemananan data," jelas dia, Minggu, 12 Agustus 2018.

Pandu menambahkan bahwa sebagai bagian dari transaksi digital, sistem penandatanganan digital atau digital signature menjadi bagian yang tak bisa dilepaskan. Dia pun mengatakan bahwa kolaborasi Blockchain Zoo dengan SPIN, sebagai perusahaan pembayaran digital, akan ikut mempercepat revolusi digital di indonesia.

"Kedepannya dengan kerja sama ini kami akan membuat platform yang terpercaya. Yang paling utama adalah keamanan data seperti digital signature yang akan terenkripsi dengan sistem blockchain," jelas dia.

Sementara Presiden Direktur PT SPIN Setiawan mengatakan bahwa sistem digital signature akan mempercepat transaksi dalam pengiriman barang. Hanya dalam hitungan jam tanda tangan penerima barang bisa langsung dikirim ke penjual sehingga menghasilkan invoice ke perusahaan. Nah sistem ini yang akan diperkuat dengan teknologi blockchain.

"Sistem ini yang akan diperkuat dengan teknologi blockchain karena akan menjamin keamanan data antar pengguna karena masing-masing pihak yang terlibat akan memegang copy data unuk memverifikasi laporan," jelas dia.



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id