Asuransi Jiwasyara. Foto : MI/RAMDANI.
Asuransi Jiwasyara. Foto : MI/RAMDANI.

Asuransi Jiwasraya Tak Dapat Suntikan dari APBN

Ekonomi asuransi jiwa
Desi Angriani • 02 Desember 2019 21:19
Jakarta: Pemerintah dipastikan tidak menyuntik modal untuk PT Asuransi Jiwasraya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Pasalnya, hanya tujuh BUMN yang mendapat Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp17,7 triliun.
 
"Ya di APBN yang dibicarakan ya tadi," kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Komisi XI, DPR RI, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019.
 
Di dalam PMN 2020, tujuh BUMN yang mendapat pembiayaan investasi ialah PT SMF, PT Hutama Karya, PNM, PT Geo Dipa Energi, PLN, PT PANN dan PT BPUI.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka dianggap mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan dan kesempatan berusaha, penguatan ekonomi nasional serta pembiayaan ekspor.
 
"Kami bicaranya PMN 2015-2018 dan kemudian 2019 seperti apa lalu 2020," ungkap dia.
 
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata menambahkan penyuntikan modal hanya diberikan bagi BUMN yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi lebih tinggi dibandingkan dengan cost of fund PMN.
 
"Yang tadi seperti di bilang, anggota DPR bilang jangan setiap kali kita harus tambah modal kalau prospeknya belum jelas, dan sebagainya," ungkap Isa.
 
Dia menjelaskan bahwa pemerintah tetap akan berupaya menangani masalah gagal bayar Jiwasraya melalui pembiayaan lain di luar penyertaan modal negara.
 
"Kita akan tangani permasalahan Jiwasraya tidak harus dengan PMN, makanya caranya bagaimana, tunggu," pungkas dia.
 
Jiwasraya memiliki tunggakan polis JS Saving Plan mencapai Rp802 miliar. Modal BUMN asuransi itu minus Rp24 triliun dan membutuhkan suntikan dana hingga Rp32 triliun.
 
Langkah penyehatan keuangan perusahaan itu jalan di tempat lantaran upaya pengoperasian anak usaha, Jiwasraya Putera,yang diyakini menjadi penyelamat harus tertunda akibat belum keluarnya izin dari OJK.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif