BPJS Ketenagakerjaan Bidik Kepesertaan di Sektor Mikro
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)
Jakarta: Sebanyak 488 ribu perusahaan aktif atau berbadan resmi tercatat sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Jumlah tersebut meningkat dari Desember tahun lalu yang tercatat sebesar 445 ribu perusahaan.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis mengatakan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di pengujung 2017 yang lalu mencapai 44,99 juta pekerja dengan 26,24 juta pekerja yang aktif bekerja.

Namun jumlah tersebut masih belum menyasar kepesertaan di sektor mikro. "Iya jadi dari sektor formal mendekati setengah juta, tinggal sekarang yang belum masuk yang sektor kecil mikro," ujarnya, ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis, 15 Februari 2018.


Sumber: BPJS Ketenagakerjaan

Menurutnya pelaku usaha di sektor mikro cukup banyak tapi jumlah tenaga kerjanya tidak sebanyak sektor formal. Meski demikian, BPJS Ketenagakerjaan tetap melakukan sosialisasi lantaran banyak pelaku usaha yang tidak paham dengan manfaat dan kepatuhan mengikuti program jaminan sosial.

"Ada kategori yang sudah tahun tapi tidak mampu. Ada yang mampu tapi belum tahu, ini kami prioritas ke arah sana," tuturnya.

Adapun BPJS Ketenagakerjaan menargetkan sebanyak 200 ribu perusahaan menjadi peserta tahun ini. Dengan demikian, target 700 ribu perusahaan aktif yang mengikuti program jaminan sosial 2018 dapat terealisasi.

"Target kita tahun ini mendaftarkan perusahaan 200 ribu permberi kerja. Sampai akhir tahun kita targetkan 700 ribu perusahaan," pungkas dia.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id