Kopi Indonesia Diburu di Tiongkok
Ilustrasi. (FOTO: MI/Atet Dwi)
Shanghai: Beragam budaya yang dimiliki Indonesia seringkali menarik perhatian negara-negara lain. Mulai dari tarian, pakaian adat, hingga komoditas. Salah satunya kopi.

Kopi Indonesia menjadi minuman yang sangat diburu di perhelatan China International Import Expo (CIIE) sehingga antreannya selalu mengular.

"Konsep yang menggabungkan budaya dan produk unggulan kita ini hasil dari banyak pengalaman ikut expo. Pengunjung terlihat antusias memadati paviliun untuk melihat produk dan pertunjukan tarian Indonesia," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda, di sela mengunjungi Paviliun Indonesia di CIIE, Shanghai, Kamis, 8 November 2018.

Kehadiran Paviliun Indonesia berdampingan dengan Paviliun Tiongkok di arena Country Pavillion nomor A-07, Hall 5.2. Sedangkan, pada arena Enterprise and Business Exhibition yang terdiri dari enam zona, Paviliun Indonesia menempati zona food and agricultural products yang berlokasi di Hall 7, 2C4-02.

Paviliun Indonesia tersebut akan diisi oleh 32 perusahaan dan tiga asosiasi dengan produk-produk yang ditampilkan antara lain yaitu produk makanan dan minuman, produk kesehatan, sarang burung walet, serta minyak sawit dan turunannya.

CIIE perdana ini diikuti lebih dari 130 negara peserta pameran dengan jumlah pengunjung yang terdaftar mencapai 150 ribu orang. Pameran yang dibuka langsung oleh orang nomor satu di Tiongkok itu berlangsung di National Exhibition and Convention Center, Shanghai mulai 5-10 November 2018.

"Pameran selanjutnya nanti di Aljazair, Jeddah dan yang pasti celah apapun untuk ekspor kita maksimalkan seperti kemarin ke Selandia Baru yang selama ini tidak dijangkau," pungkasnya.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id