Menteri Keuangan Sri Mulyani. MI/Susanto.
Menteri Keuangan Sri Mulyani. MI/Susanto.

Strategi Anyar Pemerintah Jaga Daya Beli

Ekonomi ekonomi indonesia daya beli masyarakat
Eko Nordiansyah • 24 Januari 2019 20:54
Jakarta: Pemerintah akan berupaya menjaga daya beli masyarakat agar tetap tinggi. Meskipun ekonomi dunia diprediksi mengalami perlambatan, namun konsumsi dalam negeri diharapkan tetap tumbuh guna mendorong perekonomian.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah fokus mengantisipasi dampak perlambatan ekonomi dunia terhadap konsumsi. Salah satunya adalah menjaga stabilitas harga agar belanja masyarakat tidak terganggu.
 
"Untuk konsumsi tetap terjaga kita harus menjaga daya belinya termasuk dalam stabilitas harga. Oleh karena itu yang dilakukan pemerintah selama ini, Pak Presiden meminta supaya stabilitas terjaga," kata dia ditemui di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis, 24 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan penurunan harga minyak membuat tekanannya menjadi berkurang. Sementara untuk harga pangan, pemerintah terus melakukan koordinasi agar tidak terjadi kenaikan harga sehingga membebani daya beli masyarakat.
 
"Makanya jumlah stok pangan itu menjadi sangat penting dalam situasi di mana sering terjadi ketidakpastian musim seperti bencana tanah longsor, banjir. Stok itu harus ada di berbagai tempat supaya tetap jaga stabilitas," jelas dia.
 
Selain daya beli, menurut dia, pemerintah juga fokus mendorong motor pendorong ekonomi lainnya. Di antaranya adalah upaya menarik investasi, menarik modal asing masuk Indonesia, hingga mengoptimalisasikan belanja pemerintah.
 
"Kalau kita lihat itu ya domestic demand akan terjaga. Meskipun demikian kita tidak berarti melupakan ekspor, justru ekspor penting. Kan sekarang lagi ada rapat dengan Pak Menko (perekonomian)," pungkasnya.
 


 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif