PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life). Dok P:erusahaan.
PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life). Dok P:erusahaan.

Sinarmas MSIG Life Gandeng Bukopin Jual Produk Bancassurance

Ekonomi asuransi sinar mas
Eko Nordiansyah • 27 Januari 2019 10:06
Jakarta: PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life) bekerja sama dengan PT Bank Bukopin Tbk untuk meluncurkan dua produk bancassurance yaitu B SMiLe Insurance (BSI) dan B SMiLe Protection (BSP). Kedua produk ini diharapkan berandil kepada fee based income Bank Bukopin.
 
"Harapan kami kehadiran kedua produk dipercaya akan memberi andil positif atas peningkatan perolehan fee based income Bank Bukopin untuk kerjasama ini yang ditargetkan sebesar Rp10 miliar," kata Direktur Utama Bank Bukopin Eko Rachmansyah Gindo dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 26 Januari 2019.
 
Produk B SMiLe Insurance memberikan pertanggungan jiwa sekaligus membantu merencanakan investasi. Dengan beragam manfaat, produk ini memberikan uang pertanggungan 100 persen dan nilai polis apabila tertanggung meninggal dunia wajar atau 200 persen dan nilai polis jika tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Manfaat tambahan berupa nilai polis akan diberikan bila peserta mencapai usia 100 tahun. Tidak hanya itu, produk ini juga menghadirkan berbagai kemudahan dan keringanan melalui sistem sekali pembayaran, meniadakan biaya akuisisi, serta berbagai fleksibilitas berinvestasi antara lain bebas biaya untuk empat kali pengalihan dana dalam setahun polis.
 
Sementara B SMiLe Protection merupakan produk proteksi jiwa yang membantu perencanaan berinvestasi dengan manfaat tambahan loyalty bonus hingga 85 persen dari premi pokok tahunan, uang pertanggungan 100 persen dan nilai polis untuk pemegang polis yang meninggal dunia, dengan tambahan nilai polis bila tertanggung hidup di usia 100 tahun. B SMiLe Protection memiliki minimum pembayaran premi selama 5 tahun.
 
Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life Hamid Hamzah menjelaskan kerja sama dengan Bank Bukopin sudah terjalin sejak Oktober 2017 yang dimulai dengan menjual produk tradisional di seluruh kantor cabang Bank Bukopin yang tersebar di seluruh Indonesia. Sampai dengan Desember 2018, jumlah premi yang terkumpul telah mencapai Rp8,8 miliar.
 
"Unitlink merupakan produk yang masih sangat potensial, nasabab senang berinvestasi sekaligus proteksi. Dua produk ini menambah pilihan, menambah kebutuhan nasabah dari produk-produk yang sudah ada. Dua tahun lalu kita sudah luncurkan produk yang mengarah proteksi. Mudah-mudahan fee based income yang dterima Bank Bukopin akan mencapai targetnya," kata Hamid.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif