Logo Bank Indonesia di Komplek Kantor Bank Indonesia, Jakarta (MI/ROMMY PUJIANTO)
Logo Bank Indonesia di Komplek Kantor Bank Indonesia, Jakarta (MI/ROMMY PUJIANTO)

Kenaikan Suku Bunga Acuan Picu Kredit Macet Membengkak

Ekonomi perbankan bank indonesia
03 Oktober 2018 16:02
Jakarta: Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menyatakan naiknya tingkat suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) berpotensi untuk menaikkan kredit macet sehingga pemerintah perlu mengantisipasinya.
 
"Dengan bertambah tingginya suku bunga acuan, bank-bank komersial akan menyesuaikan bunga pinjaman dan tabungannya," kata Assyifa Szami Ilman, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Rabu, 3 Oktober 2018.
 
Menurut dia tingginya bunga ini pada nantinya akan mendorong calon investor untuk berpikir dua kali sebelum melakukan pinjaman ke bank. Di sisi lain, lanjutnya, apabila bunga tabungan bank komersial ikut naik, masyarakat akan lebih terdorong untuk menyimpan uangnya sehingga berperan dalam mengurangi tingkat konsumsi masyarakat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika tingkat konsumsi lemah, pengusaha yang sedang melakukan pinjaman atau debitur akan semakin sulit untuk membayar piutang mengingat menurunnya permintaan. Sehingga pada akhirnya, tidak dapat dipungkiri potensi terjadinya kredit macet dapat meningkat dan pada akhirnya berpotensi membahayakan sistem perbankan Indonesia," jelas Ilman.
 
Berdasarkan Statisitik Perbankan Indonesia yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan, angka kredit macet Indonesia pada periode Juni 2017-Juni 2018 rata-rata berada di angka 2,85 persen. Bahkan dalam semester I-2018, angka NPL terus menurun dari 2,86 persen pada Januari 2018 menuju 2,67 persen pada Juni 2018.
 
Sebelumnya, pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) telah memprediksi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi 5,75 persen sehingga telah melakukan beberapa antisipasi terhadap dampak yang mungkin terjadi.
 
"Kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve, Bank Sentral Amerika Serikat kali ini memang sudah diprediksi dan begitupun BI Rate yang langsung dinaikkan menjadi 5,75 persen," kata Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif