Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Kemenko Perekonomian)

Darmin Minta OJK Desak Bank Turunkan Bunga Kredit

Ekonomi ojk pertumbuhan ekonomi ekonomi indonesia
Eko Nordiansyah • 20 Juli 2019 08:45
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendesak perbankan menurunkan suku bunga kredit. Langkah ini dinilai bisa memacu perekonomian.
 
Apalagi setelah Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuannya. Darmin menilai perlu dukungan regulator lain, termasuk pemerintah agar dampak pelonggaran kebijakan moneter terhadap perekonomian bisa terasa.
 
"Pemerintah sudah, kemudian sekarang BI, ya mudah-mudahan nanti OJK juga. Ya artinya dia bisa melakukan untuk mendorong (agar bunga kredit bank turun), ya misalnya," kata dia di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan upaya pemerintah memberikan berbagai insentif akan memacu investasi. Sementara langkah BI menurunkan suku bunga diharapkan bisa berpengaruh pada penurunan bunga perbankan, sehingga perekonomian bisa berlari lebih kencang.
 
"Ekonomi itu bergeraknya ya jangan langsung meloncat ke konsumsi, tapi investasinya dulu, setelah itu baru konsumsi. Ya semua ada pengaruhnya, tapi masing-masing ada gilirannya bergerak," jelas dia.
 
Menurut Darmin, situasi global memang tidak cukup baik sehingga berdampak pada ekonomi Indonesia. Namun dengan upaya berbagai pihak, dirinya berharap bisa perlahan-lahan bisa mengangkat perekonomian sebagaimana yang diharapkan.
 
BI sebelumnya menurunkan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI 7-Days Repo Rate) sebesar 25 basis poin (bps). Suku bunga acuan saat ini jadi 5,75 persen.
 
Keputusan pelonggaran kebijakan moneter BI sejalan dengan tetap rendahnya prakiraan inflasi dan perlunya mendorong momentum pertumbuhan ekonomi, di tengah kondisi ketidakpastian pasar keuangan global yang menurun dan stabilitas eksternal yang terkendali.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif