Ilustrasi Pegadaian - - Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo
Ilustrasi Pegadaian - - Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo

Pegadaian Galeri 24 Wajib Dapat Izin Bappebti

Ekonomi pegadaian
Husen Miftahudin • 02 Agustus 2019 18:53
Jakarta: Anak perusahaan PT Pegadaian (Persero), PT Pegadaian Galeri 24, wajib mendapatkan persetujuan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) untuk menjalankan bisnis penjualan emas digital. Hal ini membantah pernyataan Galeri 24 yang menyebutkan tak perlu persetujuan Bappebti karena belum masuk bursa berjangka.
 
Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti, Sahudi, mengatakan Galeri 24 wajib mendapatkan persetujuan atau izin dari Bappebti meski belum masuk ke bursa berjangka. Hal ini sesuai Peraturan Bappebti Nomor 4 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka.
 
"Galeri 24 tidak harus menjual emasnya melalui bursa berjangka, dia dapat menjual emasnya langsung kepada konsumen dengan sistem online yang dimilikinya, tetapi sistemnya itu harus terhubung dengan bursa berjangka dan melaporkan transaksinya," ujar Sahudi dalam keterangannya, Jakarta, Jumat, 2 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, bila sistem transaksi atau perdagangan Galeri 24 dijalankan digital, Galeri 24 wajib mendapatkan persetujuan dari Bappebti.
 
Untuk mendapatkan persetujuan atau izin dari Bappebti, jelas Sahudi, Galeri 24 harus memenuhi dan menyampaikan persyaratannya terlebih dahulu. "Kalau sudah lengkap dan benar baru dapat persetujuan dari Bappebti," tutur Sahudi.
 
Sesuai dengan Peraturan Bappebti Nomor 4 Tahun 2019, setiap perusahaan atau pedagang emas yang promosi, pemasaran, penjualan atau pembelian, dan transaksinya dilakukan digital, serta pembayaran yang dilakukan oleh konsumen secara cicilan tetap dengan penyerahan kemudian, dan beli suka-suka sampai gramasi atau berat tertentu yang dikehendaki, usaha perusahaan kategori ini wajib mendapatkan persetujuan dari Bappebti.
 
"Dalam peraturan tersebut telah diatur mekanisme transaksi emas digital, baik yang dilakukan oleh bursa berjangka maupun yang dilakukan oleh pedagang emas digital," urainya.
 
Peraturan Bappebti Nomor 4 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka akan menjadi landasan operasional penyelenggaraan pasar fisik emas digital di bursa berjangka. Selain itu, beleid ini mengatur kelembagaan pasar fisik emas dengan persyaratan yang lebih spesifik (khusus) terkait kelembagaan.
 
Beleid ini juga mengatur persyaratan teknis emas yang dapat disimpan di tempat penyimpan emas yang mencakup standar mutu dan kemurnian. Penerbitan peraturan tersebut merupakan tindak lanjut Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 119 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Perdagangan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka.
 
Sebelumnya, Direktur Utama PT Pegadaian Galeri 24, Arifmon, menyebut perusahaan itu tidak wajib mendaftar ke Bappebti. Soalnya, bisnis perusahaan itu belum masuk ke bursa berjangka.
 
"Saat ini bisnis Galeri 24 belum masuk ke bursa berjangka, jadi belum ada kewajiban mendaftar, terima kasih," ujar Arifmon beberapa waktu lalu.
 
(AZF)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif