BI: Sektor Bangunan Dominasi Investasi di Sumbar
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Padang: Bank Indonesia (BI) mencatat investasi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada kuartal  I-2018 didominasi oleh sektor bangunan sehingga menandakan bahwa pembangunan fisik sedang marak. Diharapkan laju investasi bisa terus terjadi dan ujungnya memberikan efek positif terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah setempat.

"Investasi pada awal 2018 menunjukkan peningkatan dan ditopang oleh sektor fisik dengan pertumbuhan 4,11 persen atau meningkat dibandingkan dengan 2,76 persen pada triwulan sebelumnya," kata Kepala BI Sumbar Endy Dwi Tjahjono, seperti dikutip dari Antara, di Padang, Jumat, 29 Juni 2018.

Menurutnya investasi swasta khususnya penanaman modal asing menjadi pendorong utama. "Realisasi penanaman modal asing dan domestik triwulan satu mencapai 35,3 persen dari target penanaman modal total keseluruhan 2018 yang mencapai Rp4,23 triliun," kata dia.

Dirinya menyebutkan realisasi penanaman modal asing mencapai USD42,45 ribu terutama di sektor panas bumi Kabupaten Solok Selatan. Selain itu, lanjutnya, dimulainya pembangunan ruas pertama jalan tol Padang-Sicincin berkontribusi pada peningkatan investasi di Sumbar.

Di sisi lain peran investasi pemerintah pada triwulan I masih minim dan sebagian berupa gedung pemerintahan. Meski demikian, serapan belanja modal pemerintah mencapai 1,93 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan serapan modal belanja pemerintah pada triwulan sebelumnya.

Sebelumnya Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan akan menindak tegas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menghambat pemohon perizinan investasi. "Sumbar terbuka lebar untuk investasi. Kalau ada pegawai yang macam-macam laporkan, biar saya pecat," pungkas Irwan.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id