Menteri Keuangan Sri Mulyani. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya Utami)
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya Utami)

Sri Mulyani Usahakan Kenaikan Gaji TNI

Ekonomi tni kementerian keuangan
Eko Nordiansyah • 09 Juli 2019 08:53
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal mengusahakan kenaikan gaji bagi para anggota Tentara Negara Indonesia (TNI). Tak hanya TNI, Sri Mulyani juga berharap para penegak hukum dan birokrat bisa mendapatkan kenaikan pendapatan demi meningkatkan profesionalismenya.
 
"Saya akan berikhitiar terus dalam meningkatkan profesionalisme tidak hanya TNI, seperti TNI, Polri dan aparat penegak hukum secara umum dan seluruh birokrasi," kata Sri Mulyani ditemui di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Senin, 8 Juli 2019.
 
Dirinya menambahkan, pemerintahan Joko Widodo memang fokus meningkatkan kesejahteraan para abdi negara, yang salah satunya adalah dengan kenaikan gaji. Namun Sri Mulyani memastikan kenaikan gaji para PNS, TNI, Polri, maupun unsur pemerintah lainnya tidak akan menjadi beban bagi keuangan negara.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seperti disampaikan dalam sidang kabinet merupakan bagian penting dalam membangun birokrasi dan aparat istitusi publik yang baik. Jadi nanti akan kita lihat dari sisi keuangan negara maupun dari sisi bagaimana skenario untuk membangun instusisi yang baik," jelas dia.
 
Badan Anggaran (Banggar) DPR sebelumnya meminta kepada pemerintah untuk menaikkan gaji TNI. Permintaan ini menjadi cacatan dari panitia kerja (panja) belanja pemerintah antara Banggar dan perwakilan dari Kementerian Keuangan.
 
"Panja mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI dalam jangka panjang melalui kenaikan gaji pokok dan memenuhi pemenuhan perumahan yang layak," ungkap anggota banggar DPR Fraksi Partai Demokrat, Hadi Wahyu Sanjaya.
 
Secara keseluruhan, DPR meminta kegiatan belanja pemerintah pusat diarahkan untuk meningkatkan kualitas belanja dalam menstimulasi perekonomian, kesejahteraan dan mendorong penghematan fiskal melalui aspek aparatur, aspek efisiensi kualitas dan kredibilitas belanja program prioritas dan agenda strategis.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif