Illustrasi. Dok : MI/Ramdani.
Illustrasi. Dok : MI/Ramdani.

BI Kucurkan Rp52,4 Triliun untuk Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Ekonomi rupiah bank indonesia
Desi Angriani • 23 Mei 2019 19:38
Jakarta: Bank Indonesia (BI) melakukan intervensi pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Intervensi tersebut dilakukan melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp52,4 triliun dari pasar primer dan pasar sekunder.
 
"Year to date, kami beli SBN di pasar sekunder Rp19,47 triliun. Ini umumnya SBN yang umumnya dilepas asing. Untuk primer Rp32,93 triliun," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers KSSK, di Aula Juanda, Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 23 Mei 2019.
 
Perry mengatakan BI membeli SBN di pasar sekunder sebesar Rp19,47 triliun dan di pasar primer sebesar Rp32,93 triliun. SBN yang dibeli tersebut juga digunakan untuk operasi moneter.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami gunakan ini dalam operasi moneter kita," ungkap dia.
 
Sementara itu, ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok sempat menyebabkan capital outflow sebesar Rp7,3 triliun pada pekan lalu.
 
Namun, dua hari terakhir investor mulai masuk ke SBN sebesar Rp1,7 triliun akibat menariknya imbal hasil SBN bertenor sepuluh tahun yang mencapai 7,95 persen. Sejak awal 2019 hingga saat ini total dana asing masuk ke SBN mencapai Rp57 triliun.
 
"Yield SBN sepuluh tahun pekan kemarin 8,05, pagi ini di bawah delapan persen, bahkan menjadi 7,95 persen," pungkasnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif