Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
Ilustrasi. Foto: Medcom.id.

Perbankan Kesulitan Turunkan Suku Bunga Kredit

Ekonomi perbankan suku bunga
Media Indonesia • 26 November 2019 10:09
Jakarta: Kesulitan perbankan dalam menurunkan suku bunga kredit disebabkan ketatnya likuiditas dan belum turunnya suku bunga deposito.
 
Menurut Wakil Ketua Perhimpunan Bank Swasta Nasional (Perbanas) Tigor Siahaan, sulit untuk menurunkan suku bunga kredit ketika suku bunga deposito belum turun.
 
"Kalau memang ada kesempatan untuk turunkan (suku bunga kredit), kita juga mau. Akan tetapi, itu juga berhubungan dengan depositnya. Kalau depositnya belum turun, tentu saja agak sulit," ujarnya seusai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 25 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal senada diungkapkan Direktur Keuangan Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon Napitupulu. "Tadi DPR pada ngeluh kenapa transmisinya lama. Jawabannya kan simpel, lah depositnya tiga bulan, enam bulan. Kedua, likuiditasnya ketat. Apa yang mau diturunkan kalau liquidity-nya enggak ada?" jelasnya.
 
Menurut Direktur Keuangan Bank Mandiri Panji Irawan, suku bunga kredit ini sedang menuju tren penurunan.
 
"Pasti begitu jatuh tempo akan turun. Tahun depan pasti (turun). Kita akan mengikuti pasar, arahnya ke situ kok. Sudah pasti suku bunga turun. Kalau berapa turun basis poinnya, saya belum bisa kasih tahu angkanya sekarang, tapi sudah pasti trennya turun," pungkas dia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif