Emas Antam 'Duduk Manis' di Rp686 Ribu/Gram

Angga Bratadharma 25 Oktober 2018 10:03 WIB
harga emas
Emas Antam 'Duduk Manis' di Rp686 Ribu/Gram
Ilustrasi (MI/RAMDANI)
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Kamis tercatat stabil dibandingkan dengan hari sebelumnya, di tengah melemahnya harga emas dunia. Hari ini, harga emas tidak bergerak di posisi Rp686 ribu per gram dan harga pembelian kembali berada di posisi Rp601 ribu per gram.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Kamis, 25 Oktober 2018, pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp640,7 ribu per gram atau setara dengan Rp6,40 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp634,1 ribu per gram atau setara dengan Rp15,8 juta.

Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp631,7 ribu per gram atau setara dengan Rp31,5 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp630,5 ribu per gram atau setara dengan Rp63,05 juta.

Sementara emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram, harganya yaitu Rp628,3 ribu per gram atau setara dengan Rp314,1 juta. "Harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan," tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.



Adapun harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Di sisi lain, emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah atau terpaksa melangkah mundur pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), di tengah meningkatnya dolar Amerika Serikat (USD). Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD5,70 atau 0,46 persen menjadi ditutup pada USD1.231,10 per ons.

Sedangkan indeks dolar USD, indeks greenback yang mengukur terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,52 persen menjadi 96,45. Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika USD naik, emas berjangka akan turun karena emas, harga dalam USD menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id