Kemilau Emas Antam Kembali Redup ke Rp682 Ribu/Gram

Angga Bratadharma 31 Oktober 2018 10:13 WIB
harga emas
Kemilau Emas Antam Kembali Redup ke Rp682 Ribu/Gram
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Rabu terlihat kembali tertekan sebesar Rp3.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp685 ribu per gram. Hari ini, harga emas berada di posisi Rp682 ribu per gram dan harga pembelian kembali berada di posisi Rp598 ribu per gram.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Rabu, 31 Oktober 2018, pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp636,6 ribu per gram atau setara dengan Rp6,36 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp630,1 ribu per gram atau setara dengan Rp15,7 juta.

Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp627,6 ribu per gram atau setara dengan Rp31,3 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp626,4 ribu per gram atau setara dengan Rp62,6 juta.

Sementara emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram, harganya yaitu Rp624,3 ribu per gram atau setara dengan Rp312,1 juta. "Harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan," tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.

Adapun harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Di sisi lain, emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange bergerak sedikit turun pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Hal itu lantaran logam mulia terus di bawah tekanan akibat dolar Amerika Serikat (USD) yang lebih kuat serta adanya kenaikan dalam indeks saham AS.

Sedangkan kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD2,3 atau 0,19 persen menjadi ditutup pada USD1.225,3 per ons. Indeks USD, yang mengukur uang terhadap enam saingan, naik sebanyak 0,32 persen menjadi 97,501 pada 1910 GMT.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id