Indonesia Siap Negosiasi Kelapa Sawit di Malaysia
Kelapa Sawit. MI/GINO F HADI.
Jakarta: Pemerintah siap melakukan negosiasi terkait produk kelapa sawit di Malaysia. Indonesia dijadwalkan akan menghadiri pertemuan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) yang akan diselenggarakan di Negeri Jiran tersebut.

"Kan kita ada isu bilateral ada juga isu bersama," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin, 5 November 2018.

Dirinya menjelaskan, salah satu poin yang akan menjadi perhatian pemerintah adalah perlakuan yang tidak sama dari negera-negara lain terhadap Indonesia. Misalnya India yang mengenakan bea masuk lebih murah bagi CPO asal Malaysia.

"Mereka punya bea masuk CPO dari malaysia itu empat persen lebih murah daripada Indonesia, start mulai Januari 2019. Tentu ini merugikan posisi Indonesia. Sehingga kita melihat posisi kita untuk negosiasi dengan Malaysia," jelas dia.

Ketua Umum Dewan Minyak sawit Indonesia, Derom Bangun berharap pertemuan di Malaysia akan memperbaiki harga CPO Indonesia. Pasalnya saat ini harga CPO masih rendah, bisa karena produksi yang menurun atau penyerapan yang hanya di dalam negeri.

"CPOPC ini suatu kerjasama bilateral mengenai apa-apa saja yang dapat kita lakukan untuk memperbaiki pasar minyak sawit. Sawit kita saat ini mengalami tingkat harga yang rendah," jelas dia.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id