2019, Penyaluran Kredit Perbankan Ditaksir 10-11%
Illustrasi. MI/RAMDANI.
Jakarta: Penyaluran kredit perbankan tahun depan diperkirakan tidak akan terpengaruhi oleh kebijakan kenaikan suku bunga bank sentral. Pertumbuhan penyaluran kredit perbankan tahun depan diprediksi akan berada di sekitar 10-11 persen.

Direktur Riset Core Indonesia Piter A Redjalam mengatakan meskipun suku bunga diperkirakan akan naik menjadi 6,75-7 persen di tahun depan, penyaluran kredit perbankan akan tetap stabil.

"Sehingga suku bunga acuan sampai akhir 2019 kisaran 6,75-7 persen, tapi kita memperkirakan kenaikan suku bunga Bank Indonesia tidak terlalu mengganggu penyaluran kredit perbankan pada 2019," kata Piter di Graha CIMB, Jakarta, Rabu, 21 November 2018.

Sejauh pengamatan Core, ia menjelaskan, kredit perbankan tidak secara sangat kuat dipengaruhi oleh suku bunga. Penyaluran kredit perbankan di Indonesia dipengaruhi oleh permintaan serta kondisi ekonomi nasional. Karakteristik kondisi ekonomi Indonesia lebih banyak ditentukan oleh harga komoditas.

"Nah harga komoditas kita sedikit memang menurun dibandingkan 2018, tapi masih lebih baik dari 2017. Sehingga kalau dikaitkan harga komoditas dengan proyeksi penyaluran kredit perbankan, kita memperkirakan penyaluran kredit perbankan akan lebih baik dari 2017 tapi menurun dari 2018," tutur dia.

Core Indonesia menaksir penyaluran kredit perbankan tahun depan akan berada di sekitar 10-11 persen. Sementara untuk tahun ini berada disekitar 11 sampai 12 persen.

"Ada di kisaran berapa? Kita perkirakan akan ada dikisaran 10-11 persen," pungkas dia.



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id