Menteri Pariwisata Arief Yahya (MI/Panca Syurkani)
Menteri Pariwisata Arief Yahya (MI/Panca Syurkani)

Tiga Strategi Menpar Pulihkan Pariwisata Banten

Ekonomi pertumbuhan ekonomi pariwisata indonesia ekonomi indonesia
28 Desember 2018 11:32
Jakarta: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menetapkan tiga strategi untuk memulihkan kondisi pariwisata di Provinsi Banten yang terkena dampak tsunami Selat Sunda. Ketiga strategi pemulihan destinasi pariwisata itu ialah pemulihan dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) atau kelembagaan, pemulihan destinasi, dan pemasaran.

Ia menjelaskan strategi pemulihan ini dilakukan saat masa tanggap darurat selama 14 hari selesai. Pertama yang dipulihkan adalah SDM dan kelembagaannya melalui kegiatan trauma healing untuk masyarakat yang berdomisili dan berusaha di destinasi wisata.

"Termasuk para pekerja di sektor industri pariwisata, seperti pegawai-pegawai hotel, komunitas, dan industri pariwisata itu sendiri," ujarnya, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat, 28 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Bagi industri pariwisata, Arief menyadari, mereka kesulitan dalam membayar cicilan atau tagihan listrik dan air. Untuk itu, tambahnya, nanti Kemenpar akan meminta kepada pihak terkait memberikan relaksasi di bidang keuangan, termasuk cicilan ke bank. "Itu juga yang kami lakukan di Bali dan Lombok beberapa waktu lalu," ujarnya.
 
Sementara strategi kedua, pemulihan pemasaran tujuannya adalah menumbuhkan rasa kepercayaan kepada masyarakat untuk berwisata ke pesisir Selat Sunda, terutama Pandeglang dan Serang. Hal pertama yang dilakukan adalah membuat acara-acara pemerintah. Pihaknya mengundang seluruh kementerian dan lembaga untuk mengadakan acara di Banten.

"Dan, Kemenpar yang akan memulai pertama kali pada awal Januari mendatang, untuk menggelar rapat koordinasi pemulihan usai tsunami. Lokasinya di salah satu hotel tidak terdampak di kawasan Anyer," tuturnya,

Strategi ketiga adalah pemulihan destinasi yang membutuhkan sinergi dengan kementerian/lembaga lain untuk memperbaiki destinasi terdampak. Pihaknya menyatakan akan fokus untuk bersinergi demi upaya pemulihan destinasi sesegera mungkin.


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi