Kunjungan Turis Asing Sepanjang 2017 tak Capai Target
Ilustrasi wisman. (Foto: Antara/Noveradika).
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sepanjang 2017 yakni sebesar 14,04 juta orang.

Jumlah kunjungan tersebut masih kurang dari target yang dibuat pemerintah. Sebab, Kementerian Pariwisata menargetkan jumlah kunjungan wisman pada tahun lalu mencapai 15 juta.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan salah satu pemicunya yakni adanya travel warning terkait letusan Gunung Agung di Bali. Padahal, Bali menjadi pintu masuk utama para turis asing. Suhariyanto mengatakan, kondisi di Bali belum sepenuhnya membaik, sehingga dampak penurunannya masih terasa di Desember.

"Apakah kalau enggak ada letusan akan capai target? BPS enggak bisa memperkirakan. Salah satu penyebabnya tentunya kalau tidak ada letusan gunung pasti jumlahnya akan meningkat," kata Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Kamis, 1 Februari 2018.

Namun demikian, jika dibandingkan dengan 2016 yang tercatat realisasinya sebesar 11,50 juta, maka terjadi peningkatan 21,88 persen. Juga jika dibandingkan pada 2015 dan 2014 masing-masing kunjungannya sebesar 9,34 juta dan 10,23 juta.

Jumlah kunjungan tersebut masuk dari 19 pintu utama yakni 11,79 juta yang terdiri dari isman reguler 11,47 juta serta wisma khususu 312 ribu dan di luar pintu masuk utama 2,24 juta yang terdiri dai pos lintas batas 1,59 juta serta lainnya 657 ribu. 

Berdasarkan tiga pintu masuk utama, di Soetta mengalami kenaikan 11,27 persen dari tahun lalu, yakni dari 193,6 ribu kunjungan menjadi 215,4 ribu kunjungan. Kemudian Batam nail 21,04 persen, dari 159,3 ribu menjadi 192,8 ribu. Sedangkan Ngurah Rai menurun 29,83 persen dari 438 ribu menjadi 307,3 ribu.

Adapun untuk kunjungan di Desember yakni sebesar 1,14 juta atau mengalami kenaikan delapan persen dibanding November 1,06 juta.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id