Ilustrasi Medcom.id/ Ramdani.
Ilustrasi Medcom.id/ Ramdani.

BPS: Upah Riil Buruh Tani Turun 0,16%

Ekonomi upah petani
Husen Miftahudin • 15 April 2019 17:22
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah riil buruh tani nasional pada Maret 2019 mengalami penurunan sebesar 0,16 persen dibandingkan dengan posisi Februari 2019 dari Rp38.622 menjadi Rp38.561 per hari.
 
Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan upah riil buruh atau pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan atau upah yang diterima. Dalam hal ini, upah riil buruh tani merupakan perbandingan antara upah nominal dengan indeks konsumsi rumah tangga pedesaan.
 
"Upah nominal harian buruh tani nasional pada Maret 2019 naik sebesar 0,17 persen dibanding upah buruh tani Februari 2019, yaitu dari Rp53.781 menjadi Rp53.873 per hari," ungkap Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jalan dr Sutomo, Jakarta Pusat, Senin, 15 April 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penurunan upah riil juga terjadi pada buruh bangunan tukang bukan mandor. Pada Maret 2019, upah riil buruh bangunan turun sebesar 0,10 persen, dari Rp65.302 menjadi Rp65.327 per hari.
 
"Namun rata-rata upah nominal buruh bangunan pada Maret 2019 mengalami kenaikan sebesar 0,01 persen dibandingkan dengan bulan Februari 2019. Dari Rp88.628 menjadi Rp88.637 per hari," urai Suhariyanto.
 
Menurutnya penurunan upah riil yang terjadi pada buruh bangunan dan petani akibat inflasi. Meski inflasi pada Maret 2019 terkendali di posisi 0,19 persen, namun masih lebih tinggi dari kenaikan upah nominal mereka.
 
"Begitu juga dengan inflasi pedesaan 0,33 persen. Tentunya ini perlu menjadi perhatian karena akan berpengaruh ke daya beli," ungkap dia.
 
Namun upah pekerja informal perkotaan seperti buruh potong rambut wanita dan pembantu rumah tangga mengalami kenaikan. Rata-rata upah nominal buruh potong rambut wanita pada Maret 2019 dibanding Februari 2019 mengalami kenaikan sebesar 0,24 persen, yaitu dari Rp27.511 menjadi Rp27.577 per kepala.
 
"Sementara upah riil Maret 2019 dibanding Februari 2019 naik sebesar 0,13 persen, yaitu dari Rp20.270 menjadi Rp20.296 per kepala," terangnya.
 
Upah nominal untuk pembantu rumah tangga juga mengalami kenaikan sebesar 0,40 persen, dari Rp406.366 menjadi Rp407.992 per bulan. "Sedangkan upah riilnya naik 0,29 persen, dari Rp299.415 menjadi Rp300.281 per bulan," tutupnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif