Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim.

Kemendag akan Larang Penjualan Minyak Goreng Curah

Ekonomi minyak goreng kementerian perdagangan
Ahmad Mustaqim • 07 Oktober 2019 19:09
Yogyakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana melarang penjualan minyak goreng curah per 1 Januari 2020.
 
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan salah satu pertimbangannya yakni tidak baik untuk kesehatan. Selain itu, kata dia, ada pandangan yang menilai harga minyak goreng curah lebih murah ketimbang kemasan.
 
Menurut dia, kondisi di lapangan berbeda. Ia mengatakan harga minyak goreng curah lebih mahal dibanding minyak goreng kemasan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seringkali temuannya (harga minyak goreng curah) lebih mahal daripada yang kemasan. Sudah tidak terjamin kesehatannya, tidak terjamin halal, lebih mahal pula, mau apa lagi?" kata Menteri Enggar di Hotel Tentrem Yogyakarta, Senin, 7 Oktober 2019.
 
Ia mengungkapkan Kemendag masih terus berupaya meningkatkan mutu serta keamanan pangan. Program pengalihan konsumsi minyak goreng curah ke minyak goreng kemasan menjadi salah satu yang dilakukan.
 
Program pengalihan yang dilakukan sejak 2014 ini baru diberlakukan mulai 1 April 2017. Ia mengakui penerapan kebijakan masih tertunda karena produsen belum sepenuhnya siap.
 
Menteri Enggar mengatakan pemerintah akan melakukan persiapan agar rencana itu bisa dijalankan dengan baik. Pasokan penjualan minyak goreng harus mulai dalam bentuk kemasan, baik ukuran 200 mililiter, 250 mililiter, maupun satu liter. Di sisi lain, peredaran minyak goreng kemasan nantinya harus bisa menjangkau daerah terdalam.
 
"Jadi, kita semua sepakat, para produsen sepakat, tidak lagi akan menyuplai minyak goreng curah," ucapnya.
 
Ia mengakui sulit menarik peredaran minyak goreng curah di pasaran. Ia hanya berharap produsen bisa sadar untuk lebih mengutamakan kesehatan.
 
"Jadi, kalau masih ada yang jualan minyak goreng curah yang tidak higienis dan tidak halal, ya buat apa beli itu. Harganya lebih mahal," ujarnya.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif