Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. MI/BARY FATHAHILAH.
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. MI/BARY FATHAHILAH.

Abu Dhabi Minat Investasi di Ibu Kota Baru

Ekonomi pemindahan ibukota pertumbuhan ekonomi ekonomi indonesia Ibu Kota Baru
Desi Angriani • 04 Oktober 2019 07:37
Jakarta: Abu Dhabi menyatakan minatnya untuk terlibat dalam pendanaan ibu kota baru Indonesia. Investasi tersebut ditawarkan dalam bentuk dana abadi atau Sovereign Wealth Fund (SWF) yang diajukan pemerintah.
 
"Kita mau buat apa yang disebut soverign wealth fund. Jadi kerja sama dengan Abu Dhabi," kata Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 3 Oktober 2019.
 
Menurut Luhut konsep pengelolaan dana abadi akan meningkatkan efesiensi dan pemanfaatan aset-aset negara yang dikelola BUMN. Pasalnya, sovereign wealth funds merupakan alat finansial yang dimiliki oleh negara yang memiliki atau mengatur dana publik dan menginvestasikannya ke aset-aset yang luas dan beragam.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pihak UEA akan berkunjung ke Indonesia bulan depan, bertemu dengan Kementerian Keuangan Indonesia dan PT SMI untuk membahas skema, peraturan dan perundangan yang diperlukan untuk pembentukan SWF dimaksud," ungkap dia.
 
Kendati kepemilikan saham pemerintah di bawah 50 persen, pemerintah tetap dapat mengendalikan BUMN tersebut. Dari skema itu, investasi ke Indonesia dapat ditingkatkan secara bertahap menjadi USD5 sampai USD10 miliar lebih. Dana ini bisa digunakan untuk pembiayaan proyek-proyek infrastruktur atau investasi secara umum.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif