Founder & Chairman MarkPlus Inc Hermawan Kartajaya. Medcom/Nia.
Founder & Chairman MarkPlus Inc Hermawan Kartajaya. Medcom/Nia.

Kunci Gaet Pasar Milenial Berbisnis

Ekonomi marketing
Nia Deviyana • 14 Maret 2019 20:24
Jakarta: Era digital dianggap sebagai penganggu bagi keberadaan bisnis offline. Padahal bisnis online dan offline bisa bersinergi untuk meraih keuntungan maksimal. Founder & Chairman MarkPlus Inc Hermawan Kartajaya mengatakan disrupsi teknologi jangan menjadi kekhawatiran.
 
"Bisnis online dan offline harus sejalan. Tidak bisa bisnis online hanya memanfaatkan platform online, begitu juga sebaliknya. Harus ada kolaborasi antara online dan offline. Bagaimana mengintegrasikan dua hal yang berbeda dan paradoks," ujar Hermawan saat meresmikan WOW Brand Festive Day di Ballroom Raffles Jakarta, Kamis, 14 Maret 2019.
 
Adapun WOW Brand Festive mengangkat tema OMNI Brands, Millenial x Centennial, and Experiential x Social, Storytelling x Storymaking. Tema ini dianggap sangat relevan dengan kondisi dan lanskap bisnis saat ini, di mana disrupsi digital dianggap sebagai ancaman bagi bisnis konvensional.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


OMNI, kata Hermawan, adalah salah satu strategi yang bisa dilakukan brand di tengah kondisi perekonomian yang tidak pasti, di mana pelaku bisnis dan industri lebih memilih wait and see dibanding ofensif dan ekspansif di pasar.
 
"Karena online dan offline bukan hanya sebatas platform, tetapi bagaimana menggaet pasar lebih besar," tambahnya.
 
Selain integrasi offline dan online, integrasi dua hal berbeda juga bisa dilakukan dengan memadukan pasar lintas generasi, yaitu milenial atau Gen Y serta centennial, sebutan untuk generasi Z.
 
"Milenial adalah pasar paling menjanjikan, terutama karena jumlah populasi serta daya beli yang ikut mempengaruhi gaya hidup mereka. Berbagai brand membuat berbagai kampanye marketing menarik hanya untuk menarik pasar tersebut. Sementara centennial atau generasi Z, usia di bawah generasi Y, adalah pasar potensial di masa depan," beber Hermawan.
 
WOW Brand Festive Day 2019 juga menghadirkan penghargaan WOW Brand 300 dan Indonesia Branding Campaign of the Year 2019. WOW Brand 300 adalah apresiasi terhadap sekitar 300 brand yang memiliki awareness tinggi serta direkomendasikan oleh konsumennya, berdasarkan riset lembaga survei MarkPlus Insight.
 
Survei dilakukan terhadap sekitar 5.600 sampel di lima daerah, Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, sampai Makassar, dan dilakukan di berbagai lintas sektor mulai dari brand di industri otomotif, finansial, consumer, sampai properti.
 
Brand-brand seperti Garuda Indonesia, Biskuit Roma, sampai pemain e-commerce seperti Shopee adalah brand-brand yang berhasil memiliki nilai rekomendasi atau advokasi tinggi dan memimpin survei di bidang industrinya masing-masing.
 
Sementara Indonesia Branding Campaign of the Year 2019 memberikan penghargaan kepada brand yang berhasil dalam melakukan kegiatan kampanye marketing. Parameter penilaian adalah kampanye tersebut bisa diingat atau engage dengan konsumen berkat kreativitasnya, serta relevan dengan isu-isu terkini.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif