Maket pembangunan Stasiun Walini. (FOTO: Medcom.id/Suryopratomo)
Maket pembangunan Stasiun Walini. (FOTO: Medcom.id/Suryopratomo)

Progres Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah 17,38%

Ekonomi kereta cepat
Annisa ayu artanti • 14 Mei 2019 13:27
Jakarta: Pengembangan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung terus menunjukkan kemajuan. Menembusnya terowongan Walini menambah kemajuan pengerjaan proyek menjadi 17,38 persen.
 
Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Chandra Dwiputra mengatakan pengerjaan terowongan selama ini menjadi menjadi salah satu prioritas dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan dan durasi kerja yang lama.
 
"Berkat dukungan dari seluruh pihak, kini, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung telah mencapai progres 17,38 persen," kata Chandra dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 14 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Chandra menjelaskan sebagai terowongan pertama yang berhasil ditembus, terowongan Walini memiliki lebar diameter dalam mencapai 12,6 meter dan lebar diameter luar mencapai 14,3 meter. Terowongan yang berlokasi di Kecamatan Cikalongwetan, Bandung Barat ini memiliki wesel di dalamnya, serta dua jalur kereta cepat dengan posisi DK95+472 pada inlet dan DK96+080 pada outlet. Sisi outlet dari terowongan ini akan langsung terhubung dengan Stasiun Walini.
 
Baca juga: Menteri Rini Terharu Terowongan Walini Akhirnya Tembus
 
Stasiun kereta cepat Walini, lanjut Chandra, akan terkoneksi dengan moda transportasi umum. Dengan lahan seluas 1.278 hektare (ha), Walini juga akan menjadi salah satu titik proyek kereta cepat yang diproyeksikan sebagai kawasan Transit Oriented Development (TOD).
 
Sistem integrasi dan pembangunan infrastruktur transportasi umum yang baik pada kawasan Walini menurutnya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat sehingga dapat menstimulasi daya saing dan pertumbuhan ekonomi secara efektif.
 
Setelah tahapan ini, KCIC akan melanjutkan pekerjaan lainnya. KCIC menargetkan hingga akhir tahun kemajuan pembangunan proyek mencapai 59,78 persen.
 
"Pembangunannya sedang digelar secara masif dan merata di berbagai titik guna mencapai target progres pada akhir tahun sebesar 59,78 persen," sebut dia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif