Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Medcom/Eko Nordiansyah.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Medcom/Eko Nordiansyah.

Kemenpar Temui Kemenhub Bahas Kenaikan Tarif Pesawat

Ekonomi bisnis maskapai pariwisata indonesia
Husen Miftahudin • 11 Februari 2019 20:00
Jakarta: Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menemui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk membahas kenaikan tarif pesawat. Pasalnya kenaikan tarif dari maskapai domestik bisa menganggu rencana pemerintah untuk mendongkrak sektor pariwisata.
 
"Dialog informal sering kita lakukan, formal 24 Januari sudah kita kirim tim khusus (timsus) dari Kemenpar ke Kemenhub membicarakan hal ini," kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya ditemui di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin, 11 Februari 2019.
 
Dirinya menambahkan, ketika terjadi kenaikan tarif pesawat maka akan ada periode penurunannnya juga. Jangan sampai kenaikan harga terjadi secara drastis sehingga menyebabkan banyak kerugian tidak hanya bagi industri penerbangan, tetapi juga industri yang terkait.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya ingatkan juga ke rekan industri, ini tidak hanya mempengaruhi industri airline. Ujungnya dulu, semua dirugikan. Event industri airline semua bisa dirugikan. Industri pariwisata dirugikan," jelas dia.
 
Arief menyarankan jika maskapai akan menaikan tarif maka ada masa sosialisasi terlebih dulu sehingga tidak mengagetkan banyak pihak. Menurut dia, sesuatu yang besar dan mendadak pasti efeknya akan relatif tidak bagus apalagi untuk kenaikan tarif pesawat.
 
Sejauh ini kenaikan tarif pesawat membawa dampak terhadap turunnya tingkat keterisian kamar hotel (okupansi) di beberapa daerah. Kenaikan juga berdampak pada turunnya kunjungan wisatawan nusantara (wisnus), sedangkan wisatawan mancanegara (wisman) tidak terganggu.
 
"Contoh Lombok okupansinya tinggal 30 persen, kemarin juga di Riau, Batam, hampir seluruh Indonesia. Dan ini impact terbesar kebetulan untuk wisnus. Sedangkan wisman, orang datang dari luar tidak ter-impact secara langsung karena tarif dilakukan oleh airline dari luar," pungkasnya.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif