Illustrasi. Dok : MI./Benny Bastiandy.
Illustrasi. Dok : MI./Benny Bastiandy.

Bulog Bakal Lanjutkan Operasi Pasar Beras

Ekonomi bulog
Eko Nordiansyah • 25 Juni 2019 05:37
Jakarta: Pemerintah memperpanjang pelaksanaan operasi pasar dari program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) Perum Bulog. Program ini sebelumnya disetop pada 31 Mei lalu, namun akan dilanjutkan sampai dengan akhir tahun ini.
 
"Biasa kan di 31 Mei, diperpanjang hari ini sampai Desember, dilanjutkan kembali. Kan sementara berhenti dulu," kata Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Tri Wahyudi di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin, 24 Juni 2019.
 
Dirinya menambahkan Bulog menargetkan operasi pasar bisa meningkatkan penyaluran beras medium. Pada tahun ini Bulog menargetkan 1,48 juta ton beras yang bisa digelontorkan dalam operasi pasar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya betul 1,48 juta ton setahun (target operasi pasar). Sekarang baru 225 ribu ton, sampai akhir Mei, (total) 227 ribu ton tambah (penyaluran untuk) bencana alam," jelas dia.
 
Menurutnya, permintaan beras akan kembali mengalami kenaikan pada Agustus hingga Desember. Bulog menargetkan operasi pasar per hari bisa sesuai dengan permintaan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebesar 15 ribu ton.
 
Tri optimistis operasi pasar tahun ini akan bisa mencapai target meskipun realisasi tahun lalu hanya setengahnya. Jika stok beras Bulog masih ada, beras akan dilepas ke pasar sehingga mencegah terjadinya kerusakan beras akibat terlalu lama disimpan di gudang.
 
"Tahun lalu kita (operasi pasar) tertinggi 554 ribu ton setahun. Kita pernah paling tinggi 13 ribu ton per hari. Target kan boleh-boleh saja, kan kita enggak berharap harga melambung terus. Kalau enggak habis, kita jual ke pasar umum," pungkasnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif