Ilustrasi pegawai negeri sipil - - Foto: Media Indonesia
Ilustrasi pegawai negeri sipil - - Foto: Media Indonesia

Pemerintah Kucurkan Rp19 Triliun untuk Gaji ke-13 PNS

Ekonomi pns
Eko Nordiansyah • 04 Juli 2019 15:19
Jakarta: Pemerintah telah mencairkan gaji ke-13 dan tunjangan kinerja reguler untuk para pegawai negeri sipil (PNS). Pencairan pada 2 Juli lalu menghabiskan dana sekitar Rp19 triliun dari anggaran yang disiapkan sebesar Rp20 triliun.
 
Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan Marwanto mengatakan anggaran sebesar Rp20 triliun itu telah diperkiraan sejak September 2017. Menurutnya perkiraan itu telah mempertimbangkan adanya penambahan jumlah PNS pada tahun ini.
 
"Jadi dengan asumsi-asumsinya berapa gaji bulan Juni tahun 2019. Padahal kan itu posisinya, tapi terjadi perubahan-perubahan (jumlah PNS). Jadi kita berharap nanti totalnya tidak sampai Rp20 triliun," kata dia ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 4 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan pencairan gaji ke-13 yang sudah disalurkan kepada para PNS sebesar Rp11,2 triliun ditambah dengan gaji ke-13 bagi para pensiunan PNS sebesar Rp7,6 triliun. Sehingga total anggaran yang dikeluarkan oleh Kemenkeu sebesar Rp18,8 triliun.
 
Adapun pembayaran gaji ke-13 PNS meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja. Jenis komponen yang tertuang dalam PP Nomor 19 Tahun 2018 itu lebih banyak dari 2017 yang hanya terdiri dari gaji pokok.
 
Aturan mengenai gaji ke-13 sebelumnya tertuang di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2019 tentang Pemberian Gaji, Pensiun, atau Tunjangan Ketiga belas Kepada Pegawai Negeri Sipil, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan.
 

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif