Pemerintah Bahas Antisipasi Perang Dagang AS dan Tiongkok

Dian Ihsan Siregar 09 Juli 2018 16:41 WIB
Perang dagang
Pemerintah Bahas Antisipasi Perang Dagang AS dan Tiongkok
Perang dagang yang melibatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Dok: AFP.
Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang bersiap membahas perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok. Masalah ini pun sudah sampai ke meja Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyiapkan langkah antisipasi setiap dampak yang dirasakan bangsa Indonesia.

"Sekarang, hari ini, lagi dibahas di Istana Bogor (Presiden bersama jajarannya).‎ Kalau kita telah dibahas dari lama," ungkap Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Oke Nurwan kepada Medcom.id, Senin, 9 Juli 2018.

Oke menyatakan, perang dagang antara AS dan Tiongkok‎ bisa memberikan dampak ke Indonesia. Namun demikian, pemerintah pastinya mempunyai langkah khusus untuk mengantisipasinya. Selain itu, dia menyebutkan, pemerintah juga sudah memiliki hitung-hitungan khusus akibat adanya perang dagang AS dan Tiongkok.

"Pemerintah yang pasti punya pemikiran untuk jangka pendek dan jangka panjang. Apa langkah yang akan kita lakukan, apa yang akan terjadi bila hal itu benar terjadi. Pokoknya semuanya telah diperhitungkan dengan matang-matang," tutur Oke.

Komoditas ekspor Indonesia, Oke melanjutkan, pastinya juga akan terkena dampak perang dagang tersebut. Tapi, Oke belum bisa menyebutkan secara detil komoditas apa saja yang akan terkena dampak.

"Pastinya aluminium sudah kena 10 persen (ekspor ke AS), ekspor kita ‎ke sana berarti akan terhambat," jelas Oke.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id