Kilau Emas Antam Pudar
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Jakarta: Gerak harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau kembali melemah pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Mengutip laman Logam Mulia Antam, Senin, 5 November 2018, harga emas tercatat berada di level Rp682 ribu per gram atau melemah Rp3.000 dari sebelumnya Rp685 ribu per gram.

Senada, harga pembelian kembali (buy back) emas dibanderol sebesar Rp597 ribu per gram atau turun Rp3.000 per gram. Namun demikian harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

Sedangkan harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Pembeli pun diminta untuk menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Di sisi lain harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange sedikit turun pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena kekuatan dolar Amerika Serikat (USD) menumpulkan permintaan untuk logam mulia. Tidak hanya itu, ketidakpastian ekonomi global juga biasanya memengaruhi gerak emas dunia.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 3 November 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD5,3 atau 0,43 persen menjadi ditutup pada USD1.233,3 per ons. Sedangkan indeks USD, yang mengukur uang terhadap enam saingan, naik sebanyak 0,14 persen menjadi 96,52 pada 1900 GMT.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 2,1 sen atau 0,14 persen menjadi menetap di USD14,756 per ons. Sedangkan platinum untuk 2019 Januari naik sebanyak USD12,9 atau 1,5 persen menjadi ditutup pada USD875,7 per ons.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD yang berarti jika USD menguat, emas berjangka akan turun karena emas, harga dalam USD menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id