Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar. Dok:Shopee.
Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar. Dok:Shopee.

Menyimak Prospek Bisnis e-Commerce di Indonesia

Ekonomi e-commerce ekonomi digital
Arif Wicaksono • 13 Januari 2019 12:03
Jakarta: Bisnis e-commerce diprediksi masih akan positif di tahun ini dan beberapa tahun ke depan. Bisnis ini masih akan tumbuh dari banyaknya penjual yang beralih menjadi pedagang online, serta pembeli yang melakukan transaksi dagang di aplikasi online.

Tren ini juga akan semakin berkembang dengan berkembangnya penetrasi internet terhadap penduduk Indonesia. Lembaga riset e-Marketer, menunjukkan Indonesia menempati peringkat ke-5 pengguna terbanyak internet di dunia dalam dua tahun terakhir.
Jumlah pengguna internet Indonesia diprediksi mencapai 123 juta pada 2018. Indonesia hanya kalah dari Tiongkok, India, Amerika Serikat (AS), dan Brasil. Ini membuat transaksi melalui bisnis e-Commerce semakin berkembang yang dirasakan oleh salah satu e-Commerce yakni Shopee.
 
Sebagai salah satu e-Commerce yang berkembang di Indonesia Shopee meraih semakin banyak pembeli dan penjual. Shopee juga mengalami lonjakan transaksi setiap tahunnya.
Dalam beberapa tahun ke depan pihak Shopee masih yakin bisnis ini akan mengalami pertumbuhan yang signifikan. Medcom.id melakukan wawancara melalui surel dengan Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar mengenai hal ini, berikut petikannya.
 
Bagaimana menurut bapak mengenai perkembangan bisnis e-commerce di tahun ini?
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kami melihat perkembangan progresif di industri e-commerce Indonesia di 2019. Kami percaya bahwa tren yang positif ini akan meningkat di tahun-tahun selanjutnya.
 
Sampai saat ini pengguna Shopee meningkat sekitar 150 persen dari awal berdiri hingga kini 2018. Hal ini berarti ruang untuk e-commerce berkembang lebih besar karena akan ada pasar yang terus tumbuh dan pengguna kami akan terus tumbuh juga.
 
Dari perspektif bisnis, dapat dilihat dari meningkatnya jumlah brand yang sebelumnya hanya melakukan bisnis offline sekarang telah masuk ke ranah online. Shopee sebagai salah satu e-commerce di Asia Tenggara dan Taiwan, melihat bahwa 95 persen dari pesanan pengguna Shopee dilakukan via aplikasi.

 
Ada riset memperkirakan cross border e-commerce (e-commerce lintas negara) akan menjadi tren di 2019, kalau dari Shopee bagaimana melihat tren ini?
 
E-commerce Indonesia sedang berkembang dan berpotensi untuk menjadi lebih besar sehingga menciptakan ketertarikan bagi pasar yang lebih besar. Sehingga mereka berminat untuk memberi pilihan produk bagi para konsumen di Indonesia.
 
Lalu bagaimana strategi Shoppe untuk menambah merchant dan user di tahun depan?
 
Kami terus mendengarkan keinginan dan harapan pengguna Shopee dalam memberikan layanan yang terbaik bagi pengguna, sehingga inovasi menjadi hal yang sangat kami perhatikan untuk menjangkau target pasar lebih luas dan lebih beragam.
 
Total transaksi harbolnas mencapai Rp6,8 triliun, atau naik dari tahun lalu Rp4,7 triliun. Apa harapan Shopee dalam gelaran itu?
 
Kami turut senang dan cukup bangga dengan hasil yang dicapai Harbolnas tahun ini, jelas menunjukkan bahwa semakin besar penerimaan masyarakat terhadap belanja online di Indonesia. Hal ini juga menunjukkan bahwa Indonesia semakin siap menjadi Digital Energy of Asia di 2020.
 
Pada harbolnas kali ini, melalui kampanye 12.12 Shopee Birthday Sale sendiri, Shopee Indonesia mencatatkan 5,4 juta transaksi di 7 negara, melampaui semua rekor yang pernah ada termasuk Shopee 11.11 Big Sale lalu.
 
Didukung lebih dari 450 ribu brand dan penjual, Shopee dikunjungi lebih dari 48 juta pengguna yang menikmati 60 juta promo seluruh kategori. Selain itu, in-app game Shopee juga sangat diminati pengguna, Goyang Shopee telah dimainkan 46 juta kali sedangkan Kuis Shopee telah diikuti 11 juta partisipan di tujuh negara.
 
Sampai sejauh ini produk apa yang paling diminati di Shopee dalam gelaran harbolnas?
 
Fesyen, perlengkapan rumah, elektronik, ibu dan anak, serta perawatan kesehatan dan kecantikan merupakan kategori barang yang paling populer di Shopee.
 
Kemudian mengenai iklan Blackpink yang diboikot Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), apakah ini memengaruhi Shopee?
 
Tentu saja kami mendengarkan adanya keluhan dari sebagian masyarakat terkait iklan kami yang sering diputar menjelang Shopee 12.12 Birthday Sale. Ini merupakan masukan yang amat berguna agar kami lebih baik ke depannya.
 
Namun, untuk diketahui, bahwa iklan tersebut telah mendapatkan izin dari Lembaga Sensor Film Indonesia. Kami juga ingin menekankan bahwa kami mengikuti semua regulasi yang ada dari setiap pemangku kepentingan yang ada di Indonesia.
 
Untuk merespons masukan yang dialamatkan kepada kami, kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak yang mengatur waktu penayangan iklan tersebut agar menjadi lebih tepat kepada pengguna dan calon pengguna kami.

 
Pada kesempatan ini kami juga ingin menyampaikan bahwa kami sudah mengetahui adanya surat peringatan dari KPI terhadap stasiun-stasiun televisi yang menayangkan iklan kami.

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif