Pemerintah Dorong Pembangunan Kota Berkelanjutan

Ade Hapsari Lestarini 03 Mei 2018 16:54 WIB
infrastrukturproperti
Pemerintah Dorong Pembangunan Kota Berkelanjutan
Pameran Pameran Indonesia Building Technology. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).
Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, dan Bappenas mendeklarasikan program Menuju 100 Smart Cities sebagai bagian penting dari pembangunan kota berkelanjutan (sustainable urban development).

Hal ini sudah menjadi keharusan bagi setiap bangsa di dunia dalam upaya memberikan solusi bagi kebutuhan pemukiman dan lingkungan sosial ekonomi, beserta seluruh aspek kehidupannya.

Implementasi gerakan pembangunan kota berkelanjutan melibatkan banyak pemangku kepentingan dan banyak program pendukungnya antara lain pembangunan Green City oleh kalangan pengembang properti, pembuatan Green Products oleh para produsen material dan teknologi bangunan, serta program pembangunan Smart City di banyak kota dan kabupaten di Indonesia.

Guna mendorong percepatan pembangunan perkotaan berkelanjutan, PT Debindo-ITE menggelar pameran material dan teknologi bangunan terbesar di Indonesia, Indobuildtech Expo 2018 pada 2-6 Mei 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE)-BSD City, dengan mengangkat tema "Sustainable Urban Development".

Didukung oleh 30 asosiasi industri dan profesi serta layanan bisnis perbankan CIMB Niaga, Indobuildtech merupakan sebuah platform bisnis dan marketplace bagi para pebisnis dan pelanggan aneka ragam produk bahan bangunan dan interior yang pada gilirannya akan menumbuhkan dampak positif bagi pertumbuhan sektor konstruksi nasional.

"Indobuildtech 2018 momentum percepatan pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur dan properti. Serta mempertemukan para pelaku pasar seperti kontraktor, profesional, konsultan, perencana, dan pelaksana proyek dapat secara langsung berinteraksi dengan pabrikan penyedia aneka ragam produk material dan teknologi bangunan untuk membangun kemitraan dan kerja sama sehingga berkontribusi pada pembangunan kota berkelanjutan," ujar penyelenggara Indobulidtech, Direktur Utama Debindo-ITE Effi Setiabudi dalam keterangan resminya, Kamis, 3 Mei 2018.

Selain itu peluang untuk mengembangkan jejaring kemitraan dan kerja sama bisnis di Indobuildtech 2018 sangat prospektif dan strategis bagi seluruh pengunjung dengan hadirnya lebih dari 500 perusahaan dari dalam dan luar negeri yang mempersembahkan produk dan brand terkemuka serta menampilkan tren teknologi yang semakin ramah lingkungan.

Adapun selama lima hari pameran juga digelar Business Program yang terdiri dari aneka forum, presentasi dan diskusi yang dapat diikuti oleh para pengunjung Indobuildtech Expo 2018. Business Program tersebut antara lain berupa kegiatan seminar Urban Sustainability on Transit Oriented Development oleh IABHI (Ikatan Ahli Bangunan Hijau Indonesia), Sustainable Housing Development oleh POKJA PKP (Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman) dan Indobuildtech Architect Forum oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Banten serta masih banyak lagi.

"Dengan diadakannya forum-forum tersebut, Indobuildtech memberikan lebih banyak manfaat dan nilai tambah bagi para peserta dan pengunjung.  Selain dapat memanfaatkan peluang interaksi, transaksi dan negosiasi bisnis, para pengunjung berkesempatan menambah pengetahuan dan wawasan dari para narasumber terkemuka, dari kalangan pengambil kebijakan publik, pimpinan bisnis dan para pakar seputar perkembangan dan pengembangan kota," papar Effi.

Seminar Urban Sustainability on Transit Oriented Development akan diadakan pada Kamis, 3 Mei 2018 akan mengulas mengenai Transit-Oriented Development (TOD) yang menjadi salah satu upaya untuk memaksimalkan akses transportasi massa dengan area publik. Diadakan oleh asosiasi pendukung, IABHI, seminar ini menghadirkan narasumber Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Direktur MRT Jakarta William Sabandar, dan Ahli Perancangan Transit Perkotaan Iwan Prijanto.

Sebelumnya ada pula diskusi membahas tentang perkotaan adalah Sustainable Housing Development pada Rabu, 2 Mei 2018, menghadirkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dalam diskusi ini dibahas kolaborasi antara Kementerian PUPR dan pengembang, serta penyedia bahan bangunan untuk memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id