Ilustrasi. Foto : Medcom/Surya Perkasa.
Ilustrasi. Foto : Medcom/Surya Perkasa.

Ganjar Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Stabil selama Natal-Tahun Baru

Ekonomi harga sembako natal dan tahun baru
Antara • 23 Desember 2019 16:48
Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan harga kebutuhan pokok di pasaran menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru tetap stabil meskipun harga beberapa komoditas mengalami kenaikan.
 
"Harga relatif stabil. Daging stabil, beras stabil, telur justru turun dari Rp26 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram, mungkin hanya bawang merah dan cabai yang masih naik," kata Ganjar saat memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Karangayu, Semarang, dikutip dari Antara, Senin, 23 Desember 2019.
 
Ganjar didampingi Sekda Jateng Herru Setyadi, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jayeng Arif Sambodo, Dinas Peternakan Jateng Lalu M. Syafriadi, memantau harga dan stok pangan di Jateng menjelang Natal-Tahun Baru.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harga bawang merah di Pasar Karangayu tercatat Rp45 ribu per kg, sebelumnya harga bawang merah hanya Rp30 ribu per kg, cabai juga mengalami lonjakan dengan harga Rp40 ribu per kg, sebelumnya hanya Rp35 ribu per kg.
 
Menurut Ganjar, kenaikan harga bawang merah itu karena komoditas tersebut diperkirakan baru akan panen pada Januari 2020.
 
"Cabai memang masih naik, tapi trennya sudah membaik. Dua itu yang mengalami kenaikan, yang lain relatif stabil," ujarnya.
 
Selain soal kestabilan harga, Ganjar juga memastikan stok kebutuhan pokok di Jateng mencukupi. "Natal dan tahun baru nanti, Insyaallah semuanya masih dalam kendali yang baik," kata Ganjar.
 
Berdasarkan pantauan di Pasar Karangayu, harga daging ayam berkisar antara Rp33 ribu-Rp35 ribu per kg, daging sapi Rp110 ribu-Rp115 ribu per kg, beras Rp9.000-Rp12 ribu per kg, telur ayam Rp25 ribh per kg, dan bawang putih Rp28 ribu per kg.
 
Salah satu pedagang sembako di Pasar Karangayu, Soheh (55), mengakui jika harga-harga kebutuhan pokok relatif masih stabil.
 
"Tidak ada lonjakan kecuali bawang merah dan cabai. Stok juga masih aman karena kami kalau 'kulakan' masih gampang," ujarnya.
 
Menurut dia, kenaikan harga bawang merah dan cabai terjadi sejak satu bulan terakhir, meskipun kenaikan tidak begitu tinggi seperti tahun-tahun sebelumnya.
 
"Mungkin tidak lama juga akan turun lagi, katanya sih bawang merah mahal karena belum panen," jelas dia.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif