Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Medcom/Ilham Wibowo.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Medcom/Ilham Wibowo.

Airlangga Lantik Sekjen dan 11 Pejabat Eselon II Kemenperin

Ekonomi kementerian perindustrian
Ilham wibowo • 14 Agustus 2019 19:56
Jakarta: Sejumlah posisi pejabat di jajaran Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengalami perubahan. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berharap pejabat yang baru dilantik ini bisa membawa kinerja yang lebih positif. Perombakan dilakukan untuk Sekretaris Jenderal Kemenperin yang diisi Achmad Sigit Dwiwahjono. Ia sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT).
 
Airlangga juga melantik 11 pejabat eselon II yakni Supriadi yang kini menjabat Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar, Wawas Swathatafrijiah sebagai Inspektur II, Achmad Rodjih Almanshoer sebagai Inspektur IV, serta Restu Yuni Widayati sebagai Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Industri.
 
Selanjutnya pelantikan juga dilakukan untuk Kepala Pusat Data dan Informasi Ni Nyoman Ambareny, Kepala Biro HukumFeby Setyo Hariyono, Kepala Biro Keuangan Kasduni, Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Andi Rizaldi, Kepala Balai Besar Kimia dan Kemasan Wiwik Pudjiastuti, Kepala Balai Besar Pulp dan Kertas Saiful Bahri, serta Kepala Balai Besar Industri Hasil Perkebunan Tirta Wisnu Permana.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Para pejabat yang dilantik ini telah dipilih melalui proses seleksi secara terbuka dan telah berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” tutur Airlangga di Aula Kemenperin, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Dalam proses seleksi, kata Airlangga, pihaknya telah mempertimbangkan aspek kualifikasi, kompetensi dan kinerja, sehingga pejabat yang terpilih diyakini memiliki kemampuan dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas jabatannya. Ia berharap semuanya dapat bekerja lebih cepat dan tanggap dalam upaya mendorong pencapaian sasaran dan program-program pemerintah dan Kemenperin.
 
Pada kesempatan itu, Menperin menyampaikan amanat Presiden Joko Widodo terkait lima program prioritas nasional. Pertama, mempercepat pembangunan infrastruktur yang terkoneksi dengan kawasan industri rakyat, ekonomi khusus, pariwisata, persawahan, perkebunan, dan perikanan.
 
Kedua, memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) dengan menjamin kesehatan ibu dan bayi sejak dalam kandungan, serta meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendidikan vokasi, pelatihan vokasi, dan pembangunan manajemen talenta.
 
Ketiga, menarik investasi seluas-luasnya untuk membuka lapangan pekerjaan baru. Program keempat, melakukan reformasi birokrasi agar proses birokrasi semakin sederhana. Kelima, menjamin penggunaan APBN agar fokus dan tepat sasaran serta bermanfaat untuk ekonomi, rakyat, dan kesejahteraan.
 
“Bagi pihak yang menghambat investasi akan dipangkas, bahkan pungli dan birokrasi yang berbelit akan ditindak,” ujarnya.
 
Dalam pelantikan kali ini, Menperin bersama para pejabat yang dilantik dan seluruh pegawai di lingkungan Kemenperin mengenakan pakaian adat Nusantara. Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia.
 
"Kami menyelenggarakan beberapa kegiatan, termasuk seluruh pegawai diwajibkan mengenakan pakaian adat agar dapat menumbuhkan rasa nasionalisme,” tegasnya.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif