Chief Officer, Head of Growth, and Expansion Ralali.com, Chandra Tandiono (kanan). Foto dok Ralali.
Chief Officer, Head of Growth, and Expansion Ralali.com, Chandra Tandiono (kanan). Foto dok Ralali.

Ralali Bantu Memajukan UMKM Ritel Lewat Big Data

Ekonomi umkm
Husen Miftahudin • 12 November 2019 19:45
Jakarta: Pemerintah saat ini sedang fokus mendorong usaha mikro kecil menengah (UMKM) Indonesia agar mampu bersaing dengan produk luar negeri. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi digital penting dilakukan untuk menghasilkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas yang akan menunjang UMKM di setiap daerah.
 
Menurut Chief Officer, Head of Growth, and Expansion Ralali.com, Chandra Tandiono, cara yang paling tepat untuk mengembangkan UMKM ialah melaluipemanfaatan big data. Ia menyarankan agar pemerintah daerah (pemda) memulai mengumpulkan data-data terkait UMKM menggunakan analisis big data.
 
"Teman-teman dari pemda pastinya sudah memiliki informasi UMKM apa saja yang ada di daerahnya. Namun informasi itu belum semua diolah menjadi data dan dianalisismenggunakan big data," ujar Chandra dalam keterangannya, Selasa, 12 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Chandra menjelaskan, data yang dikumpulkan hendaknya diolah dan dikelola melaluianalisis big data. Data yang dikumpulkan adalah data jenis transaksi, operasional, produksi, layanan, hingga pendanaan.
 
Sehingga, pemda bisa memetakan kebutuhan dan memberikan advokasi serta pelatihan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan dari dari setiap UMKM di daerahnya. "Bukan tidak mungkin UMKM setempat bisa terdaftar di e-catalog," yakin dia.
 
Chandra menuturkan, 95 persen hambatan UMKM saat ini di antaranya adalah memperoleh bahan baku yang masih menggunakan pendekatan tradisional. Kemudian, tidak adanya harga yang transparan, persediaan produk yang terbatas, akses logistik, hingga financing pun terbatas.
 
Ralali.com membentuk ekosistem ekonomi digital yang fokus utamanya membantu pelaku UMKM agar mudah dalam mendapatkan solusi satu pintu untuk pemenuhan kebutuhan usaha, pengembangan hingga perluasanusaha. Sebagai perusahaan berbasis business-to-businessplatform, Ralali.com menghubungkan 14 ribupenjual dengan 300 ribu Stock Keeping Unit (SKU) dan 700 ribu pelaku UMKM.
 
Upaya itu, ungkap Chandra, membuat harga menjadi lebih murah hingga 23 persen dengan harga berjenjang serta promosi produk yang dilakukan secara online maupun offline. Saat ini telah ada 2.500 UMKM yang telah mendapatkan bantuan usaha dari financing Ralali.com.
 
"Kami juga memberikan fasilitas pembayaran dan pembiayaan tanpa pembayaran dimuka, pembiayaan produktif dengan tingkat bunga 1,2 persen lebih rendah. Selain itu fasilitas pengiriman langsung, 82 persen pelanggan kami menerima produk di bawah tiga hari melalui kurir ekspres dan Ralali Kargo," tutur Chandra.
 
Social Systems Lead Pulse Lab Jakarta, Maesy Angelina berharap pemda lebih berperan dalam mendorong edukasi kepada UMKM untuk mau bekerja sama dengan fintech, e-commerce, dan marketplace. Sebab berdasar sebuah riset, UMKM di daerah kecil cenderung tidak percaya dengan teknologi.
 
"Di sinilah jajaran pemda bisa mengambil peran penting melakukan edukasi dan literasi di daerahnya masing-masing, terutama kepada pelaku UMKM," pungkas Maesy.
 

(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif