Kementerian Pertanian (Foto: Kementerian Pertanian)
Kementerian Pertanian (Foto: Kementerian Pertanian)

Kementan Siapkan SDM Perkebunan Berdaya Saing

Ekonomi pertanian kementerian pertanian
Antara • 13 Agustus 2019 12:31
Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) perkebunan, khususnya kelapa sawit yang berdaya saing dan profesional.
 
Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi mengatakan saat ini pembangunan SDM menjadi perhatian yang serius karena tidak bisa terus menerus mengandalkan sumber daya alam yang melimpah tanpa tersedianya kualitas SDM yang berkompeten termasuk bidang perkebunan kelapa sawit.
 
"Sejalan dengan arahan Presiden Jokowi-tahun ini selain infrastruktur-pembangunan juga berorientasi pada peningkatan SDM yang berbasis kompetensi termasuk sektor pertanian," katanya, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Konsensus Rancangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), tambahnya, menjadi prioritas dalam upaya mendukung terwujudnya SDM pertanian Indonesia yang kompeten, profesional dan berdaya saing khususnya di bidang perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.
 
Hal itu, lanjutnya, sejalan dengan langkah yang akan ditempuh Kementerian Pertanian untuk meningkatkan keberterimaan internasional atas produk kelapa sawit Indonesia serta mempunyai daya saing sehingga dapat meningkatkan ekspor kelapa sawit dengan tetap mempertahankan keberlanjutan lingkungan.
 
"Artinya, langkah ini perlu didukung oleh ketersediaan SDM yang kompeten," ujar mantan Staf Ahli Menteri Pertanian itu. Dedi menyatakan, untuk menjawab tantangan tersebut ada empat hal yang perlu dibangun yaitu membangun sistem standardisasi, pendidikan, pelatihan dan sertifikasi.
 
Sebelumnya, Kementerian Pertanian telah me-launching peta okupasi sektor pertanian yang disahkan oleh lima kementerian/lembaga yaitu Kementerian Pertanian, Bappenas, Kemenaker, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Kadin.
 
Peta okupasi merupakan salah satu upaya untuk mempercepat penyelesaian Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sebagai acuan lembaga pendidikan, pelatihan dan sertifikasi dalam mendukung kualitas lulusan pendidikan atau pelatihan yang menghasilkan SDM kompeten dan berdaya saing sesuai dengan permintaan dunia usaha/dunia industri.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif