Mendorong BUMN Indonesia jadi Pemain Global
Ilustrasi. (FOTO: MI/Angga Yuniar)
Jakarta: Perusahaan pelat merah Indonesia yang tengah berorientasi global dinilai harus memiliki tolok ukur untuk mengembangkan sayapnya. Perusahaan BUMN Indonesia

Mencontoh Khazanah Nasional Bhd, yang merupakan perusahaan induk milik pemerintah Malaysia. Khazanah Nasional Bhd memiliki aset sebesar USD37,7 miliar dan ekuitas mencapai USD27,7 miliar.

Total portfolio Khazanah di seluruh dunia sebesar 45 persen dan selebihnya 55 persen investasi dilakukan di Malaysia. Investasi Khazanah di Indonesia sekitar lima persen dari total investasi di luar negeri. Posisi itu menempatkan Indonesia di urutan kedua tujuan investasi malaysia setelah Tiongkok, karena investasi malaysia di Tiongkok sebesar tujuh persen.

Sepak terjang bisnis BUMN Khazanah Nasional Bhd selama ini dapat dilihat di Indonesia. Bahkan, Indonesia telah menjadi salah satu pasar penting bagi portfolio produk Khazanah nasional Bhd. Selain masuk melalui CIMB Niaga (bank), Axiata (telko), tol road, Malaysia juga mulai masuk melalui penempatan langsung di group Bluebird.

"Jadi harus bisa memposisikan sebagai pemain di skala global players. Prasyarat apa saja yang dianggap sebagai daftar negatif investasi (DNI) pemain global. Serta tata kelola risiko perusahaan yang baik. Dengan begitu BUMN kita bisa masuk ke persaingan global," ungkap Managing Director LM FEB UI Toto Pranoto dalam keterangan resminya, Jumat, 9 November 2018.

Toto menuturkan strategi manajemen holding yang dilakukan oleh Khazanah dapat diadaptasi oleh BUMN di Indonesia. Hal itu sebagaimana telah dilakukan Khazanah dalam proses penilaian kinerja portfolio dan memantau direksi perusahaan secara reguler.

"Proses akuisisi dan divestasi portfolio dilakukan sesuai kinerja perusahaan. Untuk direksi dengan kinerja buruk segera dilakukan pergantian. Rotasi pimpinan anak perusahaan dilakukan minimal tiga tahun sekali," ungkap Toto.

Sedangkan untuk pengembangan perusahaan perlu dilakukan dengan mengelola 'retained earning' secara konservatif. "Di mana dividen yang disetorkan ke negara relatif tidak dipatok tinggi," tegas dia.

Executive Director Investment Khazanah Amran Hafiz menambahkan Chairman Khazanah langsung dipimpin oleh Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad. Dengan tujuan agar bisa mengurangi intervensi dari pihak manapun.

Misi utama Khazanah adalah mengelola BUMN dengan prinsip komersial dan bersifat rintisan. Holding Khazanah terdiri atas 468 orang, staf inti sekitar 150-200 orang.

"Pengendalian Khazanah terhadap lebih dari 100 perusahaan dilakukan melalui penempatan orang di posisi eksekutif maupun pengawas (komisaris). Apabila dibutuhkan, Khazanah juga melakukan hire expatriate untuk bekerja di headquarter maupun kantor representatif di Beijing, Mumbay, Istanbul, London, dan San Fransisco," tukas Amran.



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id