Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Medcom.id/Desi Angriani)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Medcom.id/Desi Angriani)

Empat Jurus Menperin Bentuk IKM Berdaya Saing

Ekonomi pertumbuhan ekonomi ekonomi indonesia
14 Desember 2018 14:04
Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan empat aspek yang dapat membentuk Industri Kecil Menengah (IKM) lebih berdaya saing di pasar global. Pembentukan itu menjadi penting agar skala bisnis IKM bisa terus tumbuh maksimal di masa yang akan datang.

"Yaitu, mempunyai ciri khas produk, pengembangan produk dan SDM yang berkualitas, pemanfaatan era digital, serta pola pemasaran yang baik," kata Airlangga, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat, 14 Desember 2018.

Menurut Menperin dalam upaya peningkatan aspek ciri khas produk salah satu kegiatan yang dilakukan Kemenperin adalah pemberian penghargaan One Village One Product (OVOP).  Ajang ini merupakan sebuah program yang bertujuan untuk mengembangkan produk unggulan khas dari daerah sehingga mampu untuk menembus pasar global.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Di sini aspek ciri khas produk yang berkualitas bisa terlihat dan mampu mengembangkan kehidupan masyarakat daerahnya menjadi penentu keberhasilan produk OVOP," tuturnya. Pada 2018, terdapat sebanyak empat IKM yang mendapatkan penghargaan OVOP bintang 5 dan 26 OVOP bintang 4. Aspek berikutnya, untuk pengembangan produk dan SDM berkualitas, Kemenperin memfasilitasi untuk pemberian SNI dan sertifikasi kompetensi kerja.

"Sementara itu, dalam pemanfaatan era digital, salah satunya adalah melalui penumbuhan startup pada bidang teknologi industri 4.0," jelasnya.

Program Making Indonesia 4.0 Startup merupakan terobosan baru yang diharapkan dapat menjadi stimulan munculnya ekosistem startup di bidang teknologi industri 4.0 serta mampu menciptakan produk yang membantu sektor industri meningkatkan efisiensi dalam hal biaya, energi, dan waktu.

Sedangkan, aspek terakhir adalah pola pemasaran yang baik. Kemenperin telah meluncurkan program e-Smart IKM yang mempertemukan IKM dengan marketplace untuk perluasan akses pasar, sehingga produk IKM tidak hanya dijual offline namun juga online. "Nantinya produk IKM dalam negeri akan dapat membanjiri e-commerce Indonesia," pungkasnya.


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi