Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey. Foro: Medcom.id/Husen Miftahudin
Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey. Foro: Medcom.id/Husen Miftahudin

Aprindo Nilai PP E-Commerce Bikin Penjualan Online dan Offline Adil

Ekonomi
Eko Nordiansyah • 06 Desember 2019 18:05
Jakarta: Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mendukung penerbitan aturan perdagangan e-commerce. Aturan ini sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.
 
"Kami apresiasi apa yang sudah ditetapkan pemerintah karena ini yang kami tunggu," kata Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Desember 2019.
 
Meski sudah ada aturan itu, Roy berharap Kementerian Perdagangan segera menerbitkan aturan turunannya. Apalagi menurut dia, PP soal perdagangan e-commerce ini sifatnya masih sangat luas sehingga mekanismenya perlu lebih dispesifikasi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Contohnya, belum disebutkan nilai perpajakannya baru disebut bahwa memang akan berbadan hukum kemudian memiliki wajib pajak tapi besaran pajak belum. Kemudian hal teknis lainnya, SNI misalnya itu belum. Karena PP masih bersifat global," jelas dia.
 
Dirinya berharap PP ini akan membuat perdagangan baik secara online maupun offline lebih fair. Walaupun masih dibutuhkan peraturan menteri (permen) sebagai dasar pelaksanaan daripada PP yang mulai diundangkan pada 25 November 2019 itu.
 
"Kami sudah apreasiasi PP ini tapi tetap kami harap juga ada permennya, yang berkaitan dengan level kementerian sehingga itu menjadi pedoman pelaksanaan dari PP itu. Ini sudah menjembatani sekali. Tadinya enggak ada itu, jadi kami terima kasih ini outputnya," pungkasnya.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif