Ilustrasi pemasaran asuransi perjalanan dalam ajang travel fair. Foto: MI/Panca Syurkani
Ilustrasi pemasaran asuransi perjalanan dalam ajang travel fair. Foto: MI/Panca Syurkani

Klaim Asuransi Perjalanan Lebih Mudah dengan Teknologi

Ekonomi teknologi asuransi
Eko Nordiansyah • 28 Oktober 2019 22:32
Jakarta: Memasuki era digital yang serba canggih, teknologi berperan penting untuk menjadikan asuransi perjalanan lebih bermanfaat bagi semua orang. Apalagi saat ini penetrasi asuransi perjalanan di Indonesia baru sebesar 1,1 persen per bulan Maret 2018. Rendahnya pemesanan asuransi perjalanan disebabkan beberapa hal seperti proses klaim yang berbelit-belit, harga yang tinggi, ataupun proses pendaftaran yang memakan waktu.
 
"Sebagai salah satu pionir dan pemain terbesar di kalangan startup insurance tech (insurtech), PasarPolis mempunyai misi untuk mendemokratisasikan asuransi agar dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat," kata Founder dan CEO PasarPolis Cleosent Randing dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 28 Oktober 2019.
 
Saat ini PasarPolis menerapkan asuransi perjalanan dengan fitur klaim instan, notifikasi langsung kepada pemegang polis, dan proses pencairan yang hanya memakan waktu beberapa menit. Ketika terjadi delay maupun pembatalan, PasarPolis otomatis akan mengirimkan notifikasi instan melalui SMS dan WhatsApp agar pemegang polis dapat melakukan klaim. Setelah itu, pemegang polis hanya perlu memasukkan nomor HP, nomor polis, dan rekening bank, lalu dana akan masuk ke rekening dalam 1x24 jam.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai perbandingan, asuransi perjalanan di perusahaan asuransi konvensional mewajibkan pemegang polis untuk mengirimkan dokumen-dokumen, seperti fotokopi identitas diri, tiket asli penerbangan, hingga surat pernyataan resmi dari maskapai penerbangan. Beberapa perusahaan juga hanya menerima proses klaim secara offline, yaitu mendatangi langsung kantor cabang terdekat.
 
"Kami menyadari bahwa efisiensi dan kepraktisan merupakan faktor utama agar pemegang polis bisa merasa terlindungi dan mendapatkan pengalaman perjalanan terbaik. Dengan menggunakan teknologi dalam setiap proses pencairan asuransi, kami bisa menghadirkan asuransi yang mudah dibeli, memiliki harga terjangkau, waktu klaim yang sangat pendek, dan proses klaim yang sangat mudah," ungkapnya.
 
PasarPolis bekerja sama dengan berbagai penyedia jasa transportasi serta Online Travel Agent (OTA) untuk mempermudah wisatawan dalam membeli asuransi perjalanan. Untuk menjangkau berbagai kalangan masyarakat, harga asuransi PasarPolis pun dimulai dari belasan ribu saja. Ini merupakan cara mereka untuk menghapuskan stigma bahwa asuransi perjalanan hanya diperuntukkan bagi kelas menengah ke atas saja.
 
Kerja sama PasarPolis dengan Pegipegi dilakukan dengan menghadirkan layanan Pegipegi Travel Protection bagi para pelanggan. Asuransi perjalanan ini melindungi penumpang dari segala kejadian tidak terduga, yang meliputi ganti rugi keterlambatan hingga Rp3 juta, santunan kecelakaan hingga Rp100 juta, refund pembatalan penerbangan hingga Rp10 juta, dan ganti rugi kehilangan penerbangan lanjutan hingga Rp5 juta.
 
Chief Marketing Officer (CMO) Pegipegi Serlina Wijaya menjelaskan, cara mengaktifkan asuransi ini sangat mudah dengan penumpang hanya perlu mengaktifkan tombol Asuransi pada saat pembelian tiket pesawat di Pegipegi. Menurut dia, Pegipegi terus berupaya memberikan pengalaman traveling terbaik bagi seluruh pelanggan.
 
"Kami melihat kendala seperti delay dan pembatalan penerbangan merupakan hal yang kerap dialami. Maka dari itu, kami menghadirkan Pegipegi Travel Protection yang memiliki perlindungan lengkap, proses mudah, klaim instan dan terjangkau dengan tujuan untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan traveling bagi seluruh pelanggan kami," ujar dia.
 

(EKO)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif