Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Foto: Medcom.id/Desi Angriani.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Foto: Medcom.id/Desi Angriani.

Antisipasi Korona, Mentan Perketat Impor Pangan

Ekonomi virus korona kementerian pertanian
Ilham wibowo • 27 Januari 2020 13:35
Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memastikan pihaknya ikut menerapkan kegiatan pencegahan dalam mengantisipasi penyebaran virus korona. Fokus yang dilakukan yakni terkait aktivitas impor produk pertanian yang perlu dipastikan aman masuk ke Indonesia.
 
"Semua jenis yang masuk, baik makanan, buah dan lainnya, memang untuk sementara impor produk itu, bisa dikatakan tidak kita lakukan lagi," kata Syahrul ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin, 27 Januari 2020.
 
Sejauh ini, pihak Kementan telah berjaga di pintu masuk kedatangan impor produk pertanian terutama dari negara endemik virus yakni Tiongkok. Meski bukan sarana penyebaran virus, produk pertanian yang diimpor tersebut tetap menjadi perhatian untuk diperiksa secara detail.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sampai saat ini kita hanya lakukan pengetatan pintu masuk kita terhadap semua impor yang tentu saja dalam antisipasi terhadap daerah kita atau negara tertentu yang kemungkinan akan terkontaminasi hal itu," paparnya.
 
Mentan menegaskan seluruh produk pertanian yang ada di Indonesia sangat aman dikonsumsi. Koordinasi dengan Kementerian Kesehatan bakal terus dilakukan ihwal langkah yang akan dilakukan setelah melihat perkembangan terkini.
 
"Oleh karena itu, kekhawatiran berlebihan tidak perlu dilakukan walaupun antisipasi untuk pengetatan biosecurity kita harus dilakukan di pintu masuk kita," tuturnya.
 
Pemerintah Tiongkok mengeluarkan data terbaru seputar virus korona, yakni 80 korban tewas dengan total kasus terkonfirmasi mencapai 2.744 per hari ini, Senin 27 Januari 2020. Tambahan 24 korban tewas berasal dari Hubei, provinsi yang menjadi episenter penyebaran virus korona tipe nCoV.
 
Sebagian negara, seperti Amerika Serikat dan Australia berencana untuk mengevakuasi warga mereka dari kota Wuhan yang menjadi wilayah pertama virus ini ditemukan.
 
Virus korona ini telah terkonfirmasi di banyak negara lain seperti Thailand, Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Taiwan, Singapura, Malaysia, Kanada, hingga Prancis.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif