Pameran kendaraan listrik di Medan. Foto: Istimewa
Pameran kendaraan listrik di Medan. Foto: Istimewa

Gaikindo Dukung Implementasi Program Kendaraan Listrik

Ekonomi mobil listrik motor listrik
Eko Nordiansyah • 27 Oktober 2019 01:36
Jakarta: Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mendukung implementasi program kendaraan bermotor listrik dan juga perkembangan bidang teknologi otomotif. Apalagi setelah diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.
 
"Sejak Perpres tentang Kendaraan Listrik keluar, bahkan sebelum Perpres keluar, para pelaku usaha masih melakukan kajian mendalam mengenai besaran potensi dan minat masyarakat terhadap kendaraan-kendaaraan tersebut," kata Ketua III Gaikindo Rizwan Alamsjah dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 26 Oktober 2019.
 
Saat ini, lanjut dia, hampir semua prinsipal industri otomotif sudah memiliki mobil listrik berbagai tipe, mulai dari jenis Hybrid (HEV), Plug in Hybrid (PHEV), baterei EV (BEV), atau pun FCEV (Fuel Cell). Pegusaha juga melakukan kajian soal kesiapan pendukung Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di seluruh pelosok tanah air.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dukungan Gaikindo juga dilakukan dengan menyelenggarakan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Expo (GIIAS) atau GIIAS The Series 2019 di Medan, Sumatera Utara. Dalam ajang ini ditampilkan delapan merek kendaraan ternama, mulai dari DFSK, Honda, Lexus, Mitsubishi Motors, Renault, Toyota, Wuling, dan VW.
 
Sebagai salah satu peserta pameran, Toyota Astra Motor (TAM) secara konsisten fokus mengembangkan teknologi hybrid. Dengan konsep Toyota Hybrid System (THS), Toyota melahirkan berbagai kendaraan bertenaga listrik, seperti Prius Hybrid sebagai pionir mobil hybrid Toyota, Camry Hybrid, dan C-HR Hybrid.
 
"Kami akan mengembangkan mobil-mobil yang kita sebut HEV atau PHEV. Salah satu upaya Toyota untuk memasyarakatkan kendaraan hybrid dapat dilihat dengan kehadiran C-HR Hybrid, yang angka penjualannya positif," ungkap Executive General Manager PT TAM Fransiscus Soerjopranoto.
 
Sementara itu Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara, Rudi Artono secara terpisah mengemukakan, berbagai bentuk dukungan diberikan oleh PLN dalam mendukung lahirnya Perpres tentang Kendaraan Listrik.
 
"Sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo mengisi 20 persen dari kendaraan yang diproduksi di Indonesia dengan kendaraan Low Cost Emission Vehicle (LCEV) termasuk kendaraan listrik, maka PLN berkomitmen menyediakan SPLU dan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum)," kata dia.
 
Pada GIIAS 2019 di Medan kali ini, PLN menampilkan SPLU dan SPKLU yang dimiliki. Saat ini sudah tersedia empat unit SPLU di Medan, sedangkan di seluruh Sumatera Utara sudah tersedia 13 SPLU yang ada di berbagai kota.
 
PLN UIW Sumatera Utara juga menampilkan sejumlah program yang mendukung berbagai kegiatan PLN di kantor pusat, seperti menjelaskan produk unggulan dari Divisi Bisnis dan Pelayanan Pelanggan, yaitu program pelayanan pelanggan prioritas, yang ditujukan kepada sekitar 2.400 pelanggan prioritas (premium) di Sumatera Utara.
 

(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif