Mengapa BPS Hentikan Survei Produksi Beras dari 2015?

Eko Nordiansyah 26 September 2018 15:36 WIB
bps
Mengapa BPS Hentikan Survei Produksi Beras dari 2015?
Beras. MI/BENNY BASTIANDY.
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mempertanyakan alasan Badan Pusat Statistik (BPS) memberhentikan survei produksi beras. Terakhir kali survei tersebut dirilis pada 2015 lalu.

"Aku tadi lihat-lihat statistik Indonesia 2018, lihat cabai, bawang terakhir 2017. Jagung, singkong, beras kok 2015?," kata Darmin di Gedung BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Rabu, 26 September 2018.

Darmin menambahkan, sejak 2015 BPS sudah tidak lagi mempublikasi data pangan. Ke depan dirinya berharap BPS bisa meneruskan publikasi data pangan, sehingga bisa menjadi acuan pemerintah dalam mengambil kebijakan.

"Ya mudah-mudahan kami harapannya dalam waktu dekat ada yang diperbaharui dan diterbitkan," lanjut dia.

Menurut dia, BPS seharusnya tetap merilis data produksi pangan yang saat ini hanya dilakukan oleh  Kementerian Pertanian (Kementan). BPS bisa jadi koordinator penerbitan data yang bisa menjadi landasan.

"Harus ada yang menerbitkan data yang tidak terlibat langsung dengan persoalan itu. Data itu selalu ada di kementerian, tapi mestinya ke depan ada mekanisme," pungkasnya. 



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id